Ketua Komunitas AAM: Edy – Bobby Jangan Mau Diadu Domba

Herman - Sabtu, 08 Mei 2021 12:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052021/_8760_Ketua-Komunitas-AAM--Edy--ndash--Bobby-Jangan-Mau-Diadu-Domba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Beredar kabar perselisihan antara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Walikota Medan Bobby Nasution terkait persoalan koordinasi keduanya dalam hal karantina warga negara Indonesia dan Asing yang baru tiba dari luar negeri untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Sumut. Keduanya diminta untuk menjalin komunikasi yang baik dan jangan mau diadu domba.Demikian diungkapkan Ketua Umum Komunitas Aku Anak Medan (AAM) Riza Usty Siregar menanggapi berita perselisihan Edy dan Bobby tersebut. Menurutnya, saat ini para kepala daerah harus bekerja ekstra keras untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Bukan waktunya untuk berselisih karena masalah komunikasi yang kurang tepat.“Jangan sampai para pimpinan kita ini mau diadu domba oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Dampaknya tentu yang dirugikan masyarakat dan ini akan menjadi preseden buruk bagi Sumut dan Kota Medan,” Riza Sabtu (08/05/2021).

Menurutnya aksi saling menjawab di media massa tidak sepatutnya terjadi, penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 harus menjadi fokus utama pemerintah terlebih menjelang Idulfitri di mana biasanya akan terjadi kerumunan maupun aktivitas mudik masyarakat.Riza mengatakan, persoalan ini hanya masalah komunikasi. Keduanya diminta untuk menahan diri merespons satu sama lain dengan kalimat yang memunculkan persepsi perselisihan antarkeduanya di masyarakat.

Baca Juga : Pemko Medan Siapkan Posko Pengawasan Peniadaan Mudik, Bobby Nasution Tutup Sementara Kesawan City Walk “Sudahi ini, mari kita fokus saja pada penanganan Covid-19 di Sumut yang kabarnya sedang terjadi peningkatan kasus. Jika memang diperlukan, Aku Anak Medan siap memfasilitasi keduanya untuk duduk bersama menyelesaikan ini,” katanya.[br] Sebelumnya diberitakan, Walikota Medan Bobby Nasution melayangkan protes kepada Gubsu Edy Rahmayadi karena tidak mengkoordinasikan lokasi karantina WNI yang tiba dari luar negeri, yang menggunakan fasilitas hotel dan gedung OPD jajaran Pemprovsu yang berlokasi di Medan. Bobby meminta agar Pemko Medan diberi informasi agar bisa turut membantu.Sementara Gubsu menyatakan semua pihak telah dilibatkan dalam penanganan Covid-19 di Sumut termasuk Kota Medan. Ia justru heran mengapa Pemko Medan merasa tidak dilibatkan, padahal menurutnya kerja penanganan Covid-19 merupakan kerja tim yang melibatkan banyak pihak dan tentu saja pemerintah kabupaten/kota.(BS03)


Tag:

Berita Terkait