Dibunuh Secara Sadis, Polisi Buru Pembunuh Lisbet Napitupulu

- Kamis, 06 Mei 2021 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052021/_6995_Dibunuh-Secara-Sadis--Polisi-Buru-Pembunuh-Lisbet-Napitupulu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Lisbet Napitupulu semasa hidup.

Beritasumut.com-warga Jalan Pelita I No.9, Kelurahan Sidodame Barat I, Kecamatan Medan Timur mendadak geger pada Kamis (06/05/2021) pagi. Pasalnya, warga menemukan mayat seorang perempuan bersimbah darah di dalam rumah kontrakan, setelah digorok oleh orang tidak dikenal (OTK). Korban bernama Lisbet Mariati Napitupulu (52) warga Jalan Pelita I Medan. Kini, Petugas Polsek Medan Timur bersama Unit Jatanras Reskrim Polrestabes Medan memburu pembunuh sadis tersebut.Korban berusia 52 tahun itu selama ini dikenal sebagai seorang pekerja keras dan bermasyarakat. Dari pembunuhan itu, pelakunya berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor jenis bebek dan satu unit ponsel android.

Baca Juga : Lisbet Napitupulu Ditemukan Tewas Digorok di Jalan Pelita I Medan

Warga menilai korban dibunuh adalah orang terdekat dan tinggal di seputaran Jalan Pelita I Medan. Sebab pembunuhan itu, pelakunya masuk melalui pintu dapur belakang dan bukan dari depan, sehingga korban mengetahui keberadaan korban yang tinggal seorang diri di rumah kontrakannya.

"Korban itu sudah 10 tahun mengontrak rumah. Lisbet pekerja keras dan juga sebagai pedagang penjual pulsa dan lainnya. Saya menduga pelakunya diduga merencanakan perampokan dan pembunuhan sekitar pukul 01.00 WIB dinihari," ujar Kepling 4, Kelurahan Sidodame Barat I, Kecamatan Medan Timur Zakaria kepada wartawan di TKP. [br] Menurutnya, saat kejadian pembunuhan terjadi hujan deras di seputaran Jalan Pelita I Medan.Jadi teriakan korban meminta tolong kepada warga lainnya tidak terdengar. Selaku Kepling 4, Zakaria sudah melakukan kordinasi dengan warga sekitarnya untuk terus menjaga suasana aman dan kondusif. "Saya hanya mengharapkan kepada pihak kepolisian untuk memberikan tindakan tegas kepada para pelakunya. Saya yakin polsi bisa mengungkap kasus tersebut," harapnya.Lebih jauh Zakaria mengungkapkan jika korban mempunyai suami bermarga Manik yang tinggal di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dan korban tetap berkomunikasi dengan suaminya meski melalui telepon seluler. Semasa hidupnya, lanjutnya, korban mudah bergaul dengan warga lainnya di Jalan Pelita I Medan. "Dia (Lisbet) ramah juga dan mudah rezekinya untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan pulsa selama ini," terangnya.Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Jefri Simamora yang belum beranjak dari TKP itu masih melakukan pemeriksaan beberapa saksi yang melihat peristiwa pembunuhan sadis tersebut. Kata dia, polisi telah melakukan olah TKP. Dia belum bisa memastikan jumlah pelaku perampokan yang disertai pembunuhan tersebut karena masih dalam proses penyelidikan."Kita akan menindak tegas dan keras kepada pelaku perampokan disertai pembunuhan di Jalan Pelita I Medan. Saat kejadian. Korban berada di dalam kamarnya untuk istirahat dan dihabisi oleh pelaku yang kabur setelah membawa kabur harta milik korban," pungkas mantan Panit I Unit Pidum Reskrlm Polrestabes Medan ini.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat

Peristiwa

Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati

Peristiwa

LBH Medan Desak Pomdam I/BB Tetapkan Koptu HB Sebagai Tersangka

Peristiwa

Koptu HB Tidak Hadir, Majelis Hakim Tunda Sidang Kasus Wartawan Rico Sempurna Pasaribu