Beritasumut.com - Polrestabes Medan mencatat, jumlah angka tindak kejahatan jalanan sepanjang bulan Puasa atau bulan Ramadan cenderung mengalami penurunan. Hal ini menunjukan kinerja Polrestabes Medan berhasil menciptakan rasa aman dan kondusif di masyarakat.
Demikian dikatakan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan, Selasa (04/05/2021). "Tren sangat baik untuk masyarakat itu sendiri, petugas rutin melakukan patroli di kawasan rawan dari tindakan kejahatan jalanan. Apabila ada kejadian akan dihajar habis oleh petugas Polrestabes Medan," ujar Kombes Riko.
Kombes Riko mengaku, terjadi penurunan angka tindak kejahatan menonjol seperti pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pada bulan Ramadan tahun 2021 dibanding 2020. "Penurunan 20% dari tindakan kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku kriminalitas di Medan," paparnya.
Baca Juga : Lima Pelaku Perampokan PT Budi Gadai Indonesia Ditangkap, Satu Diantaranya Ditembak
Menjelang bulan puasa, sambungnya, lazimnya juga dibarengi dengan angka kriminalitas yang meningkat. Apakah itu kejahatan jalanan seperti jambret, penodongan dan tawuran, atau kejahatan yang kualitasnya lebih tinggi lagi, layaknya pencurian dan perampokan. Adanya pandemi virus corona (Covid-19) membuat angka kriminalitas menjelang puasa yang tadinya meningkat kini malah menurun.
[br] "Masih suasana bulan Puasa dan pandemi virus corona belum mereda, sehingga perlunya warga terus terapkan protokol kesehatan (prokes) dengan cara jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, gunakan masker di luar rumah dan hindari tempat keramaian.
"Saya juga harapkan jangan mudik lebaran, masyarakat berperan aktif memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Kota Medan. Sayangi diri anda, keluarga dan orang lain," tandas Kombes Riko. (BS04)