Beritasumut.com - Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman SE, memimpin rapat pembahasan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di kota Medan, di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (07/04/2021). Rapat ini turut dihadiri oleh pimpinan OPD di kota Medan diantaranya Kapala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, Ir Emilia Lubis dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Dammikrot SSos MSi.
Hadir juga Kepala KPPU Kantor Wilayah I Medan, Ramli Simanjuntak, pimpinan Perum Bulog cabang Medan, Rudy Adlyn, unsur forkopimda kota Medan, perwakilan dari BI dan para distributor di bidang bahan pangan pokok.
Melalui rapat ini, Wakil Wali Kota Medan mengingatkan kepada para distributor agar memberikan kualitas bahan pangan pokok yang terbaik kepada masyarakat dan melakukan pengawasan terhadap barang yang masuk ke kota Medan khususnya yang melalui pelabuhan. "Ini berkaitan dengan Cost Logistik, karena apabila Cost Logistik semakin tinggi maka mempengaruhi pangsa pasar," kata Aulia Rachman.
Baca Juga : Sambut Ramadhan, TP PKK Sumut dan IWABA Medan Gelar Aksi Sosial di Hamparan Perak
Wakil Wali Kota Medan menginginkan hal ini menjadi prioritas utama, khususnya memasuki bulan suci Ramadan. Karena Wakil Wali Kota Medan tidak ingin terjadinya hambatan bongkar muat cargo yang masuk ke Pelabuhan dan dapat mengakibatkan bertambahnya Cost Logistik dari bahan pangan pokok tersebut.
[br] Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh peserta rapat agar dapat saling berkolaborasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok di kota Medan terjamin sampai waktu yang ditentukan. "Kita semua harus saling berkolaborasi termasuk melibatkan DPRD dalam segi pengawasan, ini penting agar kita dapat tetap menjalin komunikasi yang baik sehingga distribusi dan ketersediaan bahan pokok di kota Medan tetap terjamin," pesan Wakil Wali Kota Medan.
Di samping itu, Wakil Wali Kota Medan kembali mengingatkan kepada para distributor agar jangan sampai mengambil keuntungan yang terlalu tinggi termasuk mengurangi jumlah dan kualitas dari bahan pokok tersebut, apalagi sampai menimbun barang. "Ini yang selalu menjadi kendala kita setiap memasuki bulan Ramadan harga selalu melambung tinggi. Karenanya saya minta kepada distributor, jangan lagi menimbun barang lalu mengeluarkan barang pada saat bersamaan. Berikan hak itu kepada masyarakat, apalagi ini masih dalam situasi pandemi Covid-19," pesan Aulia.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan, Ir Emilia Lubis menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan harga khususnya di bulan suci Ramadhan, Dinas Ketapang Kota Medan melakukan operasi pasar dengan meninjau pasar-pasar tradisional dan juga pasar modern seperti mall. Selain itu Emilia juga memaparkan ketersediaan bahan pokok yang ada di kota Medan hingga saat ini masih mencukupi, begitu juga dengan harga juga relatif stabil.
Baca Juga : Pemerintah Tetap Jalankan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Ramadan
"Dari ketersediaan barang kita masih sangat cukup, harga juga sampai saat ini belum terjadi kenaikan, masih relatif stabil," jelas Emilia Lubis. Dalam rapat ini juga didengarkan pernyataan dari masing-masing distributor bahan pokok mengenai ketersediaan barang. Dimana masing-masing distributor ayam, daging sapi, minyak goreng, bawang, gula dan cabe di kota Medan menyampaikan stock masih mencukupi hingga satu bulan ke depan. (Rel)