Beritasumut.com-Pelaksanaan kegiatan ibadah Paskah tahun 2021 di sejumlah Gereja di Kota Medan berlangsung aman dan lancar. Tidak itu saja, para Pemuda Batak Bersatu (PBB) dibantu pihak kepolisan dari Polrestabes Medan turut serta dalam mensukseskan ibadah paskah di Kota Medan. Terlihat di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Musa Marindal Resort Medan Selatan Distrik 2 Wilayah I tepatnya Jalan Ke No 10 Marindal, Gereja Suara Kebenaran Injil Rehobot Jalan Baja II Medan dan Kegiatan ibadah Paskah di Gereja HKBP Resort Simpang Marindal tepatnya di Jalan Gereja Medan berjalan lancar.
Baca Juga : Tingkatkan Rasa Aman Masyarakat, Panglima TNI Tinjau Pengamanan di Gereja
"Semua umat Kristiani yang merayakan ibadah Paskah di tengah pandemi COVID-19 itu relatif aman," ucap petugas Polrestabes Medan Aiptu Hasan yang turut serta melakukan pengamanan ibadah Paskah di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Musa di Jalan Kedondong Marindal kepada wartawan, Jumat (2/4/2021). Petugas Polrestabes Medan melibatkan Pemuda Gereja dan PBB memberlakukan pengamanan secara ketat bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Paskah.Pengamanan dilakukan petugas sangat humanis dan sesuai prosedur yang berlaku di kepolisian. [br] Pelaksanaan ibadah hari kebangkitan Yesus Kristus penuh khidmat dengan digelar dengan tatap muka, namun mereka para jemaat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Semua Jemaat yang melakukan ibadah Paskah di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Musa Jalan Kedondong wajib cuci tangan pakai yang telah disediakan pengurus Gereja dan menerapkan prokes," ucap Pendeta GMI Musa Marindal Resort Medan Selatan Distrik 2 Wilayah I Pendeta M Boru Purba STh kepada jemaat yang melakukan ibadah Paskah.
Baca Juga : Kemenag Asahan, FKUB dan Tokoh Agama Deklarasi Kecam Aksi Teror Bom Bunuh Diri
Dalam khotbah Pendeta M Boru Purba STh mengutip dari kitab Injil Yesaya 52:13-53:12 mengatakan hamba Tuhan yang menderita sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
[br] Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia-begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi-demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan Tuhan dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi semuanya. "Artinya masa pandemi ini semuanya terimbas sehingga bagi umat Kristiani tetap tekun beribadah dan berdoa sehingga pandemi Covid 19 di Indonesia khususnya Kota Medan sirna. Selamat menjalankan ibadah Paskah dan perjamuan Kudus," pungkas Pendeta ramah ini.(BS04)