Pemprov Sumut Tetap Komitmen Dalam Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak

Herman - Jumat, 02 April 2021 10:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042021/_2410_Pemprov-Sumut-Tetap-Komitmen-Dalam-Upaya-Perlindungan-Perempuan-dan-Anak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Kemajuan bangsa bergantung pada bagaimana peran pemerintah dalam hal perlindungan perempuan dan anak. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tetap komitmen dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di deerah ini.Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menghadiri verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya secara virtual di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (01/04/2021). “Di Negara-negara maju, perempuan dan anak-anak sangat dilindungi, karena mereka ini yang paling rentan,” katanya.Gubernur menyampaikan, Pemprov Sumut telah menyiapkan rumah sakit Covid-19 khusus ibu dan anak di Rumah Sakit Haji Medan. Hal tersebut merupakan salah satu contoh komitmen Pemprov dalam perlindungan perempuan dan anak.Dikatakan juga, perlindungan perempuan dan anak merupakan jihad yang harus dilakukan oleh setiap pihak. “Kalau bangsa kita ini berhasil, bangsa kita akan menjadi bangsa besar dan beradab,” ujar Edy Rahmayadi.

Baca Juga :Ketua TP PKK Sumut Dorong Partisipasi Kaum Ibu dalam Pembangunan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sumut Hasmirizal Lubis memaparkan, berbagai langkah dan upaya Pemprov Sumut dalam hal perlindungan perempuan dan anak. Antara lain, mengintegrasikan pengarusutamaan gender ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2019 â€" 2023. Seperti, memasukan program pengarusutamaan gender ke dalam program prioritas pembangunan daerah.[br] Pengarusutamaan gender di Sumut, menurut Hasmirizal, sudah terlaksana dengan baik. Hal itu dapat dilihat dari terbukanya kesempatan yang luas bagi perempuan di berbagai bidang. Misalnya pada tahun 2019, jumlah ASN di Sumut lebih banyak diisi oleh perempuan yakni sekitar 129 ribu, sedangkan laki-laki 63 ribu. Bahkan Pejabat Eselon I diisi oleh seorang perempuan yaitu R Sabrina sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sumut.Begitu juga dengan penduduk yang sedang sekolah. Pada tahun 2019, berdasarkan data BPS, untuk perempuan usia 15 tahun keatas yang sedang sekolah ada sebanyak 52,41%, sedangkan laki-laki sebanyak 47,59%. “Hal tersebut menunjukan bahwa di Sumut memberi kesempatan untuk pendidikan dan bekerja bagi perempuan terbuka luas, sama dengan laki-laki,” kata Hasmirizal.Selain itu, pada masa pandemi Covid-19, ada beberapa terobosan terkait pemberdayaan perempuan. Di antaranya Pemprov Sumut memberikan bantuan sarana dan prasarana bagi perempuan pegiat ekonomi yang terdampak pandemi.

Baca Juga :Pemerintah Kota Medan Gelar Rapat Penyusunan Profil Analisis Gender Tahun 2020

Pemprov Sumut juga memberikan bantuan Wi Fi gratis untuk mendukung pembelajaran pada anak sekolah, hingga memberikan penguatan ketahanan keluarga melalui bantuan bibit hortikultura dan pertanian hidroponik kepada ibu rumah tangga terdampak Covid-19.[br] Diketahui, pada tahun 2019, Pemprov Sumut menerima Anugerah Parahita Ekapraya lantaran telah mengimplementasikan pengarusutamaan gender di Sumut. Di tahun yang sama, Provinsi Sumut juga menerima penghargaan sebagai Provinsi Penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak, karena telah berkontribusi dalam perwujudan provinsi layak anak.Salah satu Anggota Tim Verifikator Anugerah Parahita Ekapraya Hartomo Heroe mengapresiasi sikap Gubernur Sumut yang perhatian terhadap persoalan gender. “Saya senang sekali sensitivitas gender Pak Gubernur, yang secara terang benderang menjelaskan, beliau sangat perhatian tentang gender, apalagi di masa new normal ini,” kata Hartomo.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11

Peristiwa

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Peristiwa

Kahiyang Ayu Lantik 32 Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, dan Dekranasda se-Sumut

Peristiwa

Airin Rico Waas Dilantik Jadi Ketua TP PKK, Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kota Medan

Peristiwa

Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan

Peristiwa

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal