Beritasumut.com-Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu memberangkatkan 'Petani Muda' dari Kabupaten Dairi yakni Fernando Togatorop di Pendopo Bupati yang akan melakukan magang pertanian di Jepang selama 2 tahun. Turut hadir dalam pemberangkatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi Effendi Berutu, Kabid Penyuluhan dan Kabid Ketahanan Pangan serta keluarga dari Fernando Togatorop.Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan rasa bangganya kepada Fernando Togatorop atas keberhasilannya lulus mengikuti berbagai tahapan seleksi untuk ikut magang ke Jepang. Bupati memberikan semangat dan motivasi kepada Fernando Togatorop untuk tetap semangat dalam menimba ilmu tentang pertanian dan nantinya ilmu yang didapat bisa diterapkan khususnya kepada para petani muda di Kabupaten Dairi.
Baca Juga : Ke Dairi, Sandiaga Uno Jadi Warga Kehormatan Suku Pakpak, Marga Kudadiri
“Semoga pengalaman yang didapat selama di Jepang nantinya bisa berguna untuk membangun Dairi ke depan, terutama di bidang pertanian,†kata Bupati dilansir dari laman dairikab.go.id, Minggu (28/03/2021).Kepada Fernando Togatorop, Bupati berpesan agar tetap menjaga nama baik Kabupaten Dairi sebagai daerah asalnya dan nama baik Indonesia. “Pelajari setiap ilmu yang di dapat dengan baik, sebab nantinya tidak hanya pertanian saja yang harus andal, tapi juga pemasaran, serta dapat mengendalikan harga,†pesan Bupati seraya berharap agar Fernando Togatorop dapat mengubah pola pikir petani untuk lebih terbuka dan maju terhadap perubahan.Sementara itu, Fernando Togatorop dalam pertemuan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Dairi karena telah memberikan arahan dan motivasi kepadanya serta memberangkatkan untuk belajar pertanian ke Jepang.“Pesan-pesan yang Bapak Bupati sampaikan kepada saya akan saya ingat dengan baik. Saya akan manfaatkan peluang yang berharga ini untuk belajar lebih banyak dan bekerja sebaik mungkin selama 2 tahun nanti di Jepang. Saya akan pulang dengan membawa ilmu pertanian dari Jepang dan saya akan bagikan ilmu itu kepada para petani di Dairi,†ucap Fernando.Fernando Togatorop yang berusia 26 tahun dan berlatar belakang pendidikan Sarjana Teknik telah menggeluti dunia pertanian secara mandiri selama 2 tahun. Jenis pertanian yang digelutinya selama 2 tahun tersebut adalah pertanian kopi, cabai dan jagung.Sebagai informasi, program magang ke Jepang merupakan program dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) yang mencari petani muda berusia 19 sampai dengan 39 tahun untuk magang dan bekerja di bidang pertanian di Jepang. Pemkab Dairi melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan melakukan tahapan seleksi kepada para peserta yang akan ikut program tersebut. Setelah melakukan proses tahap seleksi, 1 orang petani muda Dairi Fernando Togatorop dinyatakan lulus dan sebelum berangkat ke Jepang akan mengikuti pelatihan di Balai pelatihan pertanian jambi mulai tanggal 30 Maretâ€"12 Juni 2021.(BS09)