Bobby Nasution Resmikan Pembayaran Uji KIR Non Tunai, Dukung Transaksi Digital di Kota Medan

- Selasa, 16 Maret 2021 17:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032021/_868_Bobby-Nasution-Resmikan-Pembayaran-Uji-KIR-Non-Tunai--Dukung-Transaksi-Digital-di-Kota-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meresmikan Sistem Pembayaran Non Tunai untuk Biaya Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) / Uji KIR, di Kantor UPT PKB Medan Amplas, Selasa (16/03/2021). Pembayaran uji KIR tersebut sudah bisa dilakukan secara non tunai, dimana dan kapan pun. Sebab Pembayaran non tunai ini dapat dilakukan melalui Bank Sumut E- Money, QRIS dan Qren.

Launching Pembayaran Uji KIR Non Tunai ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wali Kota Medan, didampingi Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Soekowardojo, Dirut Bank Sumut Muhammad Budi Utomo, dan Kepala OJK Regional V Sumbagut Yusuf Anshori, beserta unsur Forkopimda Kota Medan.

Dikatakan Wali Kota Medan, Pemko Medan selalu berkolaborasi dengan semua pihak dan stakeholder untuk dapat meningkatkan PAD Kota Medan salah satunya pembayaran tunai yang secara perlahan dapat dikurangi. Hal ini merupakan target Pemko Medan karena pembayaran tunai erat kaitannya dengan kecenderungan tidak transparan yang dilakukan beberapa oknum.

Baca Juga : Dukung Transaksi Pembayaran Digital, Pemko Medan Kolaborasi Bersama Bank Indonesia Provinsi Sumut

Menurut Wali Kota Medan, sistem pembayaran tunai pelan-pelan dapat ditinggalkan. Apalagi saat ini kita masuk di era 4.0, untuk itu Pemko Medan harus siap menyambut era tersebut salah satunya dengan pembayaran non tunai. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kota Medan.

[br] "Saya apresiasi hari ini Uji KIR pembayarannya sudah non tunai melalui E-money, QRIS dan Qren yang bekerjasama dengan Bank Sumut. Ke depan tidak hanya di KIR, tetapi di semua aspek yang saat ini masih menggunakan pembayaran tunai," kata Wali Kota Medan.

Dijelaskan Bobby, target ke depan adalah pembayaran parkir juga akan melalui non tunai. Untuk itu Pemko Medan juga meminta bantuan dan dukungan dari Bank Sumut untuk merealisasikan pembayaran parkir non tunai tersebut. "Parkir salah satunya penyumbang PAD terbesar di Kota Medan, artinya pembayaran maupun retribusi yang harusnya masuk ke kas daerah dapat dioptimalisasi agar PAD meningkatkan sehingga Pembangunan Kota Medan juga akan meningkat," lanjutnya.

Dengan berkolaborasi, sambung Bobby, tentunya memiliki kekuatan yang besar untuk mewujudkannya. "Setelah pembayaran Uji KIR melalui non tunai, 2 minggu ke depan kita targetkan Pembayaran parkir melalui non tunai. Lokasi pertama yang menjadi percontohan di kawasan Kesawan yang akan menjadi Lokasi The Kitchen of Asia. Jika berhasil maka PAD kota Medan akan meningkat," harapnya.

Menurut Wali Kota Medan menyebut, saat ini Pemko Medan tengah menjadikan Kesawan Sebagai destinasi Wisata unggulan khususnya entra UMKM di bidang kuliner. Selain itu Pemko Medan juga melakukan pembenahan Kesawan sebagai salah satu upaya percepatan ekonomi di masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga : Digitalisasi Daerah, Inilah Tiga Dukungan dari Bank Indonesia

"Kami memohon dukungan semua pihak untuk mewujudkannya, dengan semangat kolaborasi kami optimistis akan terwujud. Terima kasih untuk Bank Sumut yang telah memfasilitasi Pemko Medan untuk pembayaran non tunai," sebut Bobby.

[br] Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar SSiT MT menjelaskan sistem pembayaran nontunai ini sebagai dukungan dari visi misi Wali Kota Medan yaitu Medan Berkah yang dapat diimplementasikan dengan Pemerintahan yang bersih dengan memberikan pelayanan yang sebaik mungkin kepada masyarakat tanpa ada lagi pembayaran non tunai.

Menurut Iswar, sistem pembayaran non tunai untuk Uji KIR ini terwujud karena adanya kolaborasi dengan Bank Sumut. "Untuk tahap pertama kita akan menggunakan QRIS, ini adalah pembayaran nontunai berbasis barcode. Nanti di tahap kedua, baru perluasan channel dapat dilakukan. Selain itu juga dapat melakukan transaksi melalui transfer Bank," tuturnya.

Tahap pertama, imbuh Iswar, pembayaran Retribusi Uji KIR secara nontunai dengan QR code, melalui QRIS. "Nantinya setiap nasabah ataupun customer, bisa melakukan pembayaran melalui QR apa saja. Contohnya bisa dengan OVO, Link Aja, Go-Pay, Danaku, dan sebagainya yang sifatnya melalui QR, itu bisa dilakukan. Jadi tidak ada lagi peredaran uang tunai dan yang terpenting retribusi ini akan langsung masuk ke kas Pemko Medan," jelas Iswar.

Baca Juga : ShopeePay Semangat Usaha Lokal di Kota Medan, Dukung UMKM Lokal Kembangkan Bisnisnya dengan Promo Cashback 60%

Selanjutnya Iswar juga menjelaskan Pembayaran Uji KIR non tunai ini selain di UPT PKB Amplas juga berlaku di UPT PKB Pinang Baris. Untuk mempermudah masyarakat, Dishub dan Bank sumut akan menempatkan petugas sebagai pemandu.

[br] "SDM yang dibutuhkan untuk mengelola sistem tersebut sudah siap dan sarana pendukungnya juga telah tersedia. Kita butuh kesiapan dari pada masyarakat sendiri yang membutuhkan pelayanan. Semuanya sudah by sistem,” jelas Iswar.

Terkait dengan target Wali Kota Medan merealisasikan pembayaran parkir melalui non tunai, Iswar mengungkapkan saat ini tengah dipersiapkan. Salah satunya mempersiapkan Perwal sebagai payung hukum yang mengaturnya. "Untuk mengedukasi masyarakat kita akan melaunching dulu sebagai lokasi percontohan pembayaran parkir non tunai di kawasan Kesawan. Nantinya peralatan dan tenaga PHL Dishub akan disiapkan sebagai Jukir," tandas Iswar.

Sementara itu, Ketua Organda Angkutan Khusus Pelabuhan Belawan, Herry Salim mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi, karena pembayaran ini mempermudah Angkutan dalam membayar UJI KIR. "Sebab pembayaran tidak lagi non tunai, dapat dilakukan dengan e-money dan transfer bank, jadi perusahaan angkutan juga mengontrol pembayarannya," tutupnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Peristiwa

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional

Peristiwa

Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

Peristiwa

Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Peristiwa

Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan

Peristiwa

Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan