Diklat Manajemen Bencana, OPD Pemprov Sumut Perkuat Literasi Kebencanaan dan Penanggulangannya

- Senin, 15 Maret 2021 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032021/_4610_Diklat-Manajemen-Bencana--OPD-Pemprov-Sumut-Perkuat-Literasi-Kebencanaan-dan-Penanggulangannya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com -Pendidikan dan pelatihan (Diklat) kebencanaan perlu diberikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov, selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Langkah itu, sebagai upaya memberikan pengetahuan terkait manajemen bencana dan penanggulangannya.

Demikian disampaikan Asisten Administrasi Umum dan Aset M Fitriyus, mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, saat membuka Diklat Peningkatan Kompetensi Dasar Manajemen Bencana Tahun 2021 di Aula Cemara, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Nalengko Medan, Senin (15/03/2021).

Hadir diantaranya, Kepala BPSDM Sumut Asren Nasution bersama Komite Penjamin Mutu Prof Zainuddin, BNPB/BPBD, perwakilan BNN Sumut, BKKBN, serta puluhan peserta dari seluruh OPD Pemprov Sumut.

Baca Juga : Indonesia Rawan Risiko Bencana Alam, BNPB Perkuat Literasi Kebencanaan

Menurut Fitriyus, bencana dapat datang kapan dan dimana saja, baik karena faktor alam maupun manusia. Dampaknya secara sosial, ekonomi dan lingkungan tentu bisa muncul. Sehingga perlu ada manajemen penanganan kebencanaan yang baik, terutama soal koordinasi serta kompetensi petugas.

[br] “Pemerintah saat ini sedang menggalakkan peningkatan kompetensi SDM aparatur pemerintah daerah. Untuk itu saudara-saudara akan dibekali ilmu tentang penanggulangan bencana, manajemen kesiapsiagaan bencana, manajemen pengurangan risiko bencana, manajemen darurat bencana, manajemen pemulihan bencana, logistik, peralatan, data dan informasi serta kerjasama,” ujar Fitriyus.

Dari pelatihan ini, lanjutnya, diharapkan para peserta yang berjumlah kurang lebih 30 orang tersebut mampu mengatasi berbagai kelemahan dan kendala dalam penanggulangan bencana yang mempunyai prinsip di antaranya cepat tepat sesuai tuntutan keadaan. Prioritas pada penyelamatan jiwa manusia, koordinasi yang baik dan saling dukung, perlakuan yang sama serta lainnya.

“Tentu kita menyambut baik apa yang dilaksanakan BPSDM Sumut. Sehingga pesertanya mengetahui dasar-dasar manajemen penanggulangan kebencanaan, baik secara pribadi ataupun disampaikan ke masyarakat. Jadi jika bencana itu datang, paling tidak kita bisa meminimalkan risiko,” sambung Fitriyus.Sementara itu, Kepala BPSDM Sumut Asren Nasution menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan guna memberikan gambaran betapa pentingnya memahami bagaimana penanggulangan bencana yang harus dijalankan, tidak hanya oleh BPBD saja, tetapi semua OPD perlu memahami prinsip dasarnya.

[br] BPSDM Sumut sendiri menjadi lembaga Diklat yang terakreditasi di bidang teknis penanggulangan bencana, oleh BNPB. Sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa yang paling utama adalah pelaksanaan di lapangan, bukan hanya membuat aturan.

Baca Juga : Wakil Walikota Gunungsitoli Tinjau Lokasi Bencana Alam Angin Puting Beliung di Kecamatan Gunungsitoli

“Kebijakan pengurangan risiko bencana terintegrasi dari hulu ke hilir, manajemen tanggap darurat, rehabilitas, konstruksi, serta peringatan dini dilakukan cepat dan akurat,” jelas Asren

Selain itu, pendidikan dan literasi kebencanaan juga perlu terus ditingkatkan mulai dari lingkup keluarga. Apalagi di Sumut, potensi bencana khususnya alam di tahun 2020 terjadi sebanyak 172 kali dengan jumlah kejadian potensi sebanyak 927.

“Untuk itulah maka kita melihat perlu diberikan ilmu kepada seluruh OPD, terkait penanggulangan bencana dengan menggelar Diklat kepada mereka. Apalagi di masa Covid-19 saat ini, kita berharap masyarakat tetap waspada atas potensi ancaman bencana non alam, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Usai pembukaan Diklat, Asren Nasution pun menjadi satu narasumber pelatihan kepada para pejabat di seluruh OPD Pemprov Sumut terkait. Direncanakan pelatihan akan berlangsung selama 15-19 Maret 2021. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11

Peristiwa

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Peristiwa

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir di Beberapa Wilayah

Peristiwa

Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan

Peristiwa

Terdampak Puting Beliung, Pemko Pematangsiantar Berikan Bantuan untuk Panti Asuhan Filadelfia

Peristiwa

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal