Beritasumut.com - Bupati Mandailing Natal (Madina), Drs H Dahlan Hasan Nasution secara resmi membuka Pagelaran Seni Budaya Mandailing Natal, bertempat di Gedung Serba Guna, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, pertengahan pekan ini.
Pagelaran Seni Budaya Madina ini diprakarsai oleh Dinas Parawisata bersama Dinas Pendidikan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mengecek suhu tubuh peserta dan undangan yang hadir, tetap memakai masker, dan menjaga jarak.
Hadir dalam pagelaran tersebut, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Wakil Ketua DPRD, Ketua TP PKK Madina Ny Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, Kadis Parawisata Ahmad Yasir Lubis SP, Kadis Pendidikan Drs Gong Matua Nasution, Pimpinan OPD yang terkait, dan beberapa unsur pemerhati seni budaya.
Baca Juga : HUT ke-22 Kabupaten Madina, Bupati Ajak Masyarakat di Perantauan Bersama-sama Bangun Mandailing Natal
Kadis Parawisata Mandailing Natal, Ahmad Yasir Lubis SP, dilansir dari Madina.go.id, Minggu (14/03/2021) mengatakan Pagelaran Seni Budaya Mandailing Natal ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT Mandailing Natal ke 22 dan untuk mengembangkan seni budaya.
“Pagelaran seni budaya ini selain dalam rangka HUT Madina yang ke-22 juga akan menginspirasi generasi muda untuk menghidupkan kembali seni budaya di Mandailing Natal dengan mengsingkroniasikan dengan parwisata,†ucapnya.
[b] Peserta pagelaran ini, sambungnya, berasal perwakilan setiap kecamatan tingkat SD, SMP, SMA. Yang menampilkan tarian, gordang sambilam, monolog, drama, dan baca puisi. "Pagelaran Seni Budaya Mandailing Natal ini juga dapat disaksikan secara live streaming melalui chanel youtube Dinas Parawisata, yang didukung secara teknis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Mandailing Natal," sambung Kadis Pariwisata.
Selanjutnya, Ahmad Yasir mengatakan tujuan dari pagelaran ini untuk menghidupkan seni budaya dan akan ada di setiap pariwisata yang bisa menjadi nilai ekonomi. "Seni budaya ini akan hadir di lokasi lokasi objek wisata, hal ini akan menjadi daya tarik pada setiap objek wisata. Sehingga bagi pelaku seni budaya akan bisa menjadi nilai ekonomi atau kemasukan sekaligus bisa melestarikan seni budaya Mandailing Natal.
Sementara itu, Bupati Mandailing Natal, Drs H Dahlan Hasan Nasution dalam sambutanya menyampaikan pesan bahwa pemanfaatan dan promosi seni budaya secara bagus dan maksimal akan berpengaruh secara signifikan terhadap pendidikan karakter bermuatan lokal juga akan bisa bernilai ekonomi.
Baca Juga : Bupati Madina Desak Pimpinan OPD Segera Serahkan Hasil Evaluasi Tenaga Honorer
“Selain untuk menanamkan kembali adat budaya kepada generasi muda, adat budaya ini juga bisa menghasilkan uang sebagai penopang ekonomi dengan menampilkan seni budaya di setiap tempat parawisata yang ada di Kab. Mandailing Natal ini,†Ujar Bupati yang terpilih pada pilkada yang lalu.
“Dengan kegiatan-kegaiatan pementasan dan pagelaran Seni Budaya ini kita harus mengembalikan pesona dan eksotidme Mandailing ke Mandailing dulu, yang terkenal dengan agama, dan adat Budaya,†pungkas Bupati. (BS09)