Beritasumut.com - Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, didampingi Ketua Kadin Batubara, Plt Kepala Dinas Perikanan Camat Lima Puluh Pesisir, Ketua Kelompok Pecinta Mangrove menghadiri peresmian jalan produksi perikanan dan sentra pemasaran hasil perikanan yang berlangsung di Wisata Pantai Sejarah, awal pekan ini.
Setelah diresmikan, jalan produksi perikanan dan sentra pemasaran ini akan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara kepada Kelompok Pecinta Mangrove.
Plt Kadis Perikanan, dilansir dari Batubarakab.go.id, Minggu (14/03/2021) melaporkan, terdapat beberapa bantuan seperti bantuan sarana budidaya kerang darah sebanyak satu paket, bantuan bibit mangrove sebanyak 10 ribu batang.
Baca Juga : Ekowisata Hutan Mangrove Sicanang, Pemko Medan Dukung Upaya Pelestarian dan Pengembangan di Belawan
Pembangunan jalan produksi perikanan sepanjang 206 Meter, pembangunan sentra pemasaran hasil produksi perikanan, bantuan sarana air bersih dan bantuan premi asuransi sebanyak 1.200 untuk para nelayan.
[br] "Hal ini sesuai dengan peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional.Dengan tujuan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha khusus nya para nelayan selama pandemi covid-19," ujar Plt Kadis Perikanan.
Sementara itu, Bupati mengungkapkan jika penyerahan bantuan hibah jalan produksi perikanan dan pembangunan sentra pemasaran hasil perikanan harus didukung oleh masyarakat Kabupaten Batubara khususnya para pelaku usaha dan para nelayan. "Karena tanpa adanya kerjasama antara pihak pemkab dan masyarakat tidak akan berjalan pembangunan di Kabupaten Batubara," ungkap Bupati.
Untuk itu, harapnya, para pedagang harus mengikuti aturan yang berlaku di tempat wisata Pantai Sejarah, agar terciptanya lingkungan yang tertib, aman, dan bersih.
"Sehingga akan mendatangkan para wisatawan dari dalam daerah hingga luar daerah. Saya menegaskan apabila para pedagang tidak tertib, maka saya dan pihak penegak hukum tidak segan-segan menggusur tempat para pedagang yang nakal," pungkas Bupati. (BS09)