Beritasumut.com - Dalam rangka menjadikan Becak Vespa sebagai ikon Kota Padangsidimpuan, Pemerintah Kota (Pemko) menggelar sosialisasi dan uji kelayakan Becak Vespa program Localwisdom tahun 2021, bertempat di Aula MAN 2 Padangsidimpuan, pertengahan pekan ini.
Wakil Walikota Padangsidimpuan Ir Arwin Siregar MM, dilansir dari Padangsidimpuankota.go.id, Minggu (14/03/2021) mengatakan Becak Vespa di Padangsidimpuan memiliki ciri khas tersendiri yang merupakan transportasi umum tertua.
"Sehingga dipandang perlu untuk dijaga kelestariannya agar tidak hilang ditelan waktu dan perlu diberdayagunakan sebagai icon pariwisata dalam mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi parbetor," ujarnya.
Untuk itu, sambungnya, pemerintah berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dampak pandemi Covid-19. "Pemerintah daerah perlu melakukan terobosan dan inovasi untuk menumbuhkan ekonomi, salah satunya digagas Dinas Pariwisata melalui Becak Wisata," kata Arwin.
Baca Juga : Pemko Padangsidimpuan Terima 3.120 Vall Vaksin Covid-19, Suntikan Dijadwal pada Senin 8 Februari
Menurutnya, terobosan dan inovasi ini sangat baik mengingat peran becak wisata nantinya untuk mendukung pembangunan dunia pariwisata di Kota Padangsidimpuan. "Icon baru yang akan membuat daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Padangsidimpuan yang nantinya diharapkan akan berdampak positif terhadap tukang becak,†jelasnya.
[br] Sebelumnya, Ketua pelaksana kegiatan Ardiansyah dalam laporannya menyampaikan bahwa program becak wisata ini dilakukan dengan seleksi dan verifikasi.
"Dari 800 unit becak yang mendaftar, sekarang tinggal 300 unit lulus dan nantinya tinggal 100 unit yang akan menjadi becak pariwisata Kota Padangsidimpuan," ungkap Ardiansyah yang juga Kabid pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata.
Adapun tujuan kegiatan itu, lanjutnya, adalah untuk membantu pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tertib berlalu lintas serta sebagai fasilitas pariwisata di Kota Padangsidimpuan.
Dengan ketersediaan becak wisata ini, harapnya, sebagai bentuk transportasi yang siap melayani tamu dengan pelayanan terbaik, serta faham akan nilai-nilai sapta pesona seperti aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.
"Ketersediaan becak dengan kondisi baik juga harus disertai dengan kapasitas pengemudi yang menguasai teknik pemanduan, tertib lalu lintas, tertib harga atau tarif," pungkas Ardiansyah. (BS09)