VRI Sumut, PFI Medan, Teratai Rescue, STFJ, Artifacts, PPPKS dan Dinas P2K Medan Bersinergi Gelar Edukasi Kebencanaan

- Senin, 23 November 2020 10:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112020/_169_VRI-Sumut--PFI-Medan--Teratai-Rescue--STFJ--Artifacts--PPPKS-dan-Dinas-P2K-Medan-Bersinergi-Gelar-Edukasi-Kebencanaan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Vertical Rescue Indonesia (VRI) Sumatera Utara, Pewarta Foto Indonesia ( (PFI) Medan, Teratai Rescue, STFJ, Artifacts, Perkumpulan Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera (PPPKS)dan Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran Kota Medan menggelar pelatihan kebencanaan dengan mengusung tema "Siap, Siaga, Tangguh Hadapi Bencana" di Bantaran Sungai Babura, Kampung Sejahtera, Jalan Zainul Arifin, Medan, Minggu (22/11/2020).

Kegiatan ini dinilai perlu agar masyarakat menyadari kesiapsiagaan dan tangguh dalam menghadapi bencana Walau sempat terjadi hujan, hal ini tidak menyurutkan semangat para peserta yang merupakan masyarakat Kampung Sejahtera. Warga yang hadirpun tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Irfan Tri Handoko selaku kordinator VRI - Sumut juga mengaku bangga bisa bekerjasama dengan Organisasi dan Lembaga lainnya dalam kegiatan edukasi ini. "Saya bangga sekali, VRI - Sumut bisa bekerjasama dengan PFI Medan, Teratai Rescue, STFJ, Artifacts dan PPPKS sehingga acara ini berlangsung dengan lancar dan tetap tertib protokol kesehatan. Kedepan, acara seperti ini akan semakin kita tingkatkan untuk menyadarkan masyarakat agar tidak panik dan selalu siap siaga dalam menghadapi bencana," jelasnya.

Kegiatan tersebut diramaikan dengan pameran foto jurnalistik tentang kebencanaan seperti kebakaran, banjir, erupsi gunung dan lain sebagainya, yang merupakan hasil karya jurnalistik PFI-Medan selama meliput bencana. Rahmad Suryadi, selaku ketua PFI-Medan mengaku bahagia dengan adanya diskusi dan edukasi seperti ini. "Kita selaku pewarta foto jurnalistik tak lepas dari liputan bencana. Melalui diskusi ini, harapan kedepannya, akan menjadikan masyarakat sebagai relawan-relawan tangguh dalam menghadapi bencana dan selalu siap siaga," ungkapnya.

Masyarakat dilatih untuk selalu siaga dan paham jika terjadi bencana seperti banjir dan menghadapi bahaya kebakaran. Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran Kota Medan memberikan pelatihan bagaimana mengantisipasi timbulnya api saat kompor meledak.Lili Suryani, warga kampung sejahtera mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. "Kita diajarkan untuk tidak panik, ketika terjadi kebakaran, apalagi saya yang menggunakan kompor gas. Edukasi ini sangat membantu sekali buat saya yang merupakan ibu rumah tangga dan sehari-hari menggunakan api dan kompor gas untuk kebutuhan hidup," tuturnya.Aminur Rasyid, Ketua PPPKS mengucapkan terima kasih untuk seluruh panitia yang mau menjadikan kampung mereka Kampung Sejahtera sebagai tempat simulasi siap siaga tanggung dalam menghadapi bencana. "Alhamdulillah ya, Seluruh Lembaga dan Organisasi memberikan edukasi yang sangat bermanfaat sekali untuk kami selaku warga Kampung Sejahtera. Ini menjadikan kami menjadi orang yang siap siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana seperti kebakaran dan banjir. Karena kampung kami ini padat penduduk dan dekat dengan sungai. Saya ucapkan terima kasih banyak sekali untuk para relawan yang sudah memberikan ilmunya kepada warga kampung kami," ucapnya.

Adapun, alasan acara yang bertemakan Siap Siaga Tangguh Hadapi Bencana ini dilaksanakan di kampung Sejahtera, bertujuan untuk mengubah citra kampung Sejahtera ini yang selama ini dipandang negatif. Hal ini senada dengan pernyataan Mulyadi selaku Instruktur Kebencanaan dari Teratai Rescue. Instruktur Kebencanaan, Mulyadi mengatakan selama ini, orang tau masyarakat di kampung kubur yang sekarang sudah berubah nama menjadi kampung Sejahtera sebagai sarang Narkoba.

"Itu dulu, sekarang, saya melihat, masyarakatnya seperti tokoh masyarakat dan pemuda sudah sadar akan bahaya Narkoba itu seperti apa. Adanya kegiatan seperti ini juga memberikan tontonan yang baik untuk anak-anak di kampung Sejahtera. Sehingga kita semua merasa dekat tanpa ada batasan. Dan pastinya nilai edukasi dalam acara ini bakal berguna untuk warga sekitar dalam bersiap siaga menghadapi bencana," tambah Mulyadi. (BS05/rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

PFI - Jurnalis Medan Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang hilang Kontak

Peristiwa

Pemko Apresiasi PFI Promosikan Medan Melalui Fotografi

Peristiwa

Silaturahmi dengan Veteran, Edy Rahmayadi Ingin Banyak Masukan dari Para Pejuang Kemerdekaan

Peristiwa

Wakil Walikota Medan Minta PFI Dapat Bersinergi Dalam Mengkampanyekan Kota Medan

Peristiwa

PFI Medan dan KontraS: Jurnalis Sadar HAM Kawal Narasi Publik

Peristiwa

Musda PFI Medan Digelar, Rahmad-Arifin Terpilih Pimpin 2020-2023