Pembunuh dan Pemerkosa Siswa SMK di Medan Sunggal Ternyata Paman Sendiri, Polsek Sunggal Tembak Pelaku

- Jumat, 16 Oktober 2020 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102020/_3767_Pembunuh-dan-Pemerkosa-Siswa-SMK-di-Medan-Sunggal-Ternyata-Paman-Sendiri--Polsek-Sunggal-Tembak-Pelaku.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Tak butuh lama bagi Polsek Sunggal untuk menangkap paman yang membunuh dan memperkosa sadis MJ (15) keponakannya sendiri, yang merupakan siswi SMK Swasta di kawasan Medan Sunggal. Pelaku adalah Supriono (43) warga Jalan Tanjung Selamat, Gang Karo-karo, Dusun 1 A, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, didampingi Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi dan Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jumat (16/10/2020) sore mengungkapkan penangkapan pelaku pada Kamis (15/10/2020) malam. "Tersangka Supriono (43) ditangkap di Jalan Pasar 3, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang tepatnya di dalam rumah kosong," ujarnya. Dari penangkapan dan pengembangan dilakukan itu, pihak Polsek Sunggal berhasil menangkap dua orang lagi masing-masing, Suharno (40) dan Muhammad Hendrik (26) warga Kecamatan Sunggal. "Kedua pelaku menjual barang hasil curian diantaranya empat ponsel dan laptop milik korban," paparnya.Pelaku, sambung Kombes Riko, adalah sebagai paman. Pelaku yang mempunyai hutang-piutang untuk meminjam uang kepada Orangtua korban. Namun Orangtua korban tidak mempunyai uang lagi untuk diberikan kepada pelaku Supriono. Sehingga pelaku yang sudah merencanakan niat buruk itu langsung mendatangi rumah korban.Pelaku mendapati korban berada di rumah seorang diri, kemudian korban dianiaya dan diperkosa dengan sadis. Korban sempat berusaha melawan, namun pamannya sendiri akhirnya mengakhiri hidup keponakannya. "Selain dibunuh oleh pelaku itu, korban juga diperkosa oleh pamannya sendiri di rumah milik Orangtua korban di Tanjung Selamat," tambah Kapolrestabes Medan. Kombes Riko mengaku, saat petugas berusaha menangkap pelaku Supriono, pelaku sempat diamuk massa yang geram melihat sikap sadisnya kepada keluarganya. Sebab berusaha kabur dari tangkapan polisi, pelaku juga diberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki. Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui adanya bercak darah dari kemaluan korban dan luka memar di sekitar leher hingga kaki korban. "Kedua tangan korban juga diikat oleh pelaku sadis tersebut," tutup Kombes Riko. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polisi Gerebek Gudang Penyimpanan Narkoba Kandang Ayam

Peristiwa

Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Enam Orang

Peristiwa

Polisi Tembak Dua Spesialis Curanmor

Peristiwa

Polrestabes Medan Tangkap Dua Wanita Pengguna Pod Getar

Peristiwa

Polrestabes Medan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba

Peristiwa

Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan