Prediksi BMKG, Hujan Deras Berpotensi di Sumut Beberapa Hari ke Depan

Herman - Minggu, 27 September 2020 21:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092020/_880_Prediksi-BMKG--Hujan-Deras-Berpotensi-di-Sumut-Beberapa-Hari-ke-Depan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Wilayah Indonesia saat ini masih terpantau aktivitas dua Gelombang Atmosfer, yaitu: Rossby Ekuatorial dan Madden Jullian Oscillation.Rossby Ekuatorial merupakan fenomena pergerakan sistem konvektifitas udara di atmosfer yang berpropagasi ke arah barat dan melewati wilayah Indonesia) sedangkan Madden Jullian Oscillation adalah enomena pergerakan sistem konvektifitas udara di atmosfer yang berpropagasi ke arah timur dan melewati wilayah Indonesia.“Hal ini memberikan kontribusi pada peningkatan massa udara basah yang mendukung terbentuknya awan-awan hujan dalam beberapa hari ke depan,” ujar Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto melalui rilis, Minggu (27/09/2020).Kondisi tersebut diperkuat dengan anomali hangat suhu muka laut di perairan Indonesia, terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang di Pesisir Barat Sumatera, Selat Karimata, sebagian Pulau Jawa, Selat Makassar dan Laut Banda, dan didukung dengan kondisi atmosfer yang hangat dan lembab di sebagian besar wilayah Indonesia.Berdasarkan analisis beberapa fenomena atmosfer di atas, BMKG memprediksikan dalam periode tiga hari ke depan, hujan dengan INTENSITAS SEDANG-LEBAT yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah sebagai berikut:Periode 27-29 September 2020, sebagai berikut:â€" Aceh,â€" Sumatra Utara,â€" Sumatra Barat,â€" Bengkulu,â€" Lampung,â€" Banten,â€" DKI Jakarta (potensi pada tanggal 27 September)â€" Jawa Barat,â€" Jawa Tengah,â€" Kalimantan Barat,â€" Kalimantan Tengah,â€" Kalimantan Timur,â€" Kalimantan Utara,â€" Sulawesi Utara,â€" Gorontalo,â€" Sulawesi Tengah,â€" Sulawesi Barat,â€" Sulawesi Selatan,â€" Maluku,â€" Maluku Utara,â€" Papua Barat, danâ€" Papua.Khusus untuk wilayah Jabodetabek, menurut Guswanto, konsentrasi hujan intensitas sedang-lebat masih cukup potensial di wilayah Bogor terutama pada siang/sore hari, sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta kondisi cuaca signifikan tgl 27 September pada siang/sore hari dengan kondisi relatif menurun untuk 2 hari ke depan (28-29 September 2020).Masyarakat, lanjut Guswanto, diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.“Kondisi tersebut di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan dinamika atmosfer di Indonesia, BMKG tetap terus memonitor dan melakukan update perkembangannya,” pungkas Deputi Bidang Meteorologi.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Curah Hujan Masih Tinggi, Masyarakat Sumut Diimbau Tetap Waspada

Peristiwa

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Turunkan Tim Penebang Pohon Atasi Pohon Tumbang Akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang

Peristiwa

Atasi Banjir Medan, Bobby Nasution Percepat Normalisasi Sungai dan Pembangunan Kolam Retensi

Peristiwa

Curah Hujan Kemungkinan Tinggi Hingga Januari, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Dini

Peristiwa

Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Medan Kebanjiran

Peristiwa

Banjir, BPBD Kota Medan Evaluasi 7 Warga Jalan Perjuangan