Beritasumut.com-Masih suasana pandemi virus corona (Covid-19), namun aksi ratusan massa dari Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang turun ke jalan di seputaran Lapangan Merdeka Medan tidak mematuhi aturan protokol kesehatan. Warga seputaran yang ada di kawasan Lapangan Merdeka mengaku kecewa melihat aksi massa dari KAMI tidak menjaga jarak. "Ngeri melihat aksi massa yang turun ke jalan itu berkumpul di satu titik, membuat penyebaran virus corona semakin menyebar," ucap salah satu warga bernama Dian kepada wartawan di seputaran Lapangan Merdeka Medan, Rabu (09/09/2020) siang.Kata dia, massa itu ada juga yang tidak memakai masker padahal dari himbauan pemerintah untuk mematuhi aturan protokol kesehatan untuk meredam penyebaran virus corona di Kota Medan. "Sudah banyak yang tumbang akibat diserang virus corona itu, namun massa yang ada turun ke jalan itu malahan tidak takut. Saya harapkan aksi massa turun ke jalan itu berjalan damai," paparnya. Sementara itu, kordinator aksi KAMI Husnul Jamil mengaku, kecewa melihat setelah 75 tahun Indonesia merdeka, negara NKRI yang dicintai ini masih berdiri dengan kokoh di dalam bingkai Pancasila dan UUD 1945. Indonesia merupakan sebuah anugrah dan mukjizat dari Tuhan yang Maha Kuasa. Di tengah masyarakat yang hetrogen dan multikulturalisme, bendera sang merah putih masih berkibar di seluruh pelosok negeri ini.Tentunya Presiden Jokowi bersama Wakilnya KH Maruf Amin telah membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Langkah program kerja pemerintah mulai dirasakan oleh masyarakat Indonesia terutama di daerah-daerah yang terpencil dan terisolasi infrastruktur yang dibangun. Bukan untuk menghamburkan uang negara, namun infrastruktur yang dibangun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Menurut dia, pemerintah berhasil melakukan bermacam terobosan baru terutama pembangunan infrastruktur bagi rakyatnya. "Selama berpuluh tahun Indonesia merdeka. Namun saat ini dengan komitmen dan optimisme yang kiat, pemerintah ingin mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, berkepribadian yang berlandaskan masyarakat gotong royong," tandasnya. (BS04)