Bupati Taput Programkan Tarutung sebagai Pilot Percontohan Pertanian

- Minggu, 19 Juli 2020 14:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072020/_2261_Bupati-Taput-Programkan-Tarutung-sebagai-Pilot-Percontohan-Pertanian.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Nikson Nababan MSi memimpin diskusi bersama para Kepala Desa dan para PPL Pertanian se-Kecamatan Tarutung untuk menjadikan Tarutung sebagai Pilot Percontohan Pertanian dalam upaya peningkatan ketahanan pangan di Taput di Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tautung, Sabtu (18/07/2020) kemarin.

Bupati didampingi Kadis Pertanian SEY Pasaribu, Kadis Ketahanan Pangan Longgos Pandiangan, Kadis Tenaga Kerja Sofian Simanjuntak, Kasat Pol PP Rudi Sitorus serta beberapa pimpinan OPD serta Camat Tarutung Reinhard Lumbantobing bersama Kapolsek.

“Kita akan programkan agar Kecamatan Tarutung menjadi pilot percontohan dalam upaya peningkatan ketahanan pangan. Kita harus perjuangkan dengan cepat, kita harus upayakan mengurangi mata rantai birokrasi agar dapat dieksekusi dengan cepat. Salah satunya, kita akan memberikan bantuan bukan hanya melalui kelompok lagi, boleh secara pribadi maupun perorangan bagi yang butuh bantuan dalam hal pertanian dan perikanan, yang penting tepat sasaran ataupun tidak boleh dijual lagi,” ujar Bupati dilansir dari laman taputkab.go.id, Minggu (20/07/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mendengarkan laporan para Kepala Dinas dan Camat dan juga masukan dari para Kepala Desa serta PPL Pertanian yang menyampaikan kendala di lapangan serta beberapa permohonan masyarakat.Menanggapi beberapa permohonan pada saat itu, Bupati langsung perintahkan instansi terkait untuk menurunkan alat berat.

“Minggu depan saya akan turun meninjau langsung ke lapangan, lakukan upaya agar cepat terlaksana. Pengolahan lahan harus dilengkapi data agar pekerjaan balancing, harus dapat diperkirakan berapa alat yang dibutuhkan untuk suatu luas lahan tertentu," jelasnya.

“Saat ini anggaran akan kita fokuskan pada ketahanan pangan, untuk itu perlu suatu konsep yang sudah disepakati bersama oleh semua pihak termasuk para petani. Ini harus dilakukan dengan pola tanam serentak, waktunya bersamaan, komoditinya juga sama serta pada lahan yang luas juga sehingga dengan sendirinya akan mendatangkan 'toke' untuk menampung hasil pertanian tersebut. Tentukan jenis komoditi yang akan ditanam yang harganya stabil seperti kacang karena kacang tanah ini juga mendukung UMKM kita.Dinas Pertanian dan PPL harus mendata kembali bantuan alat pertanian yang telah kita berikan kepada petani, apakah alat ini difungsikan dengan baik?” papar Bupati menambahkan.

Bupati juga tekankan perlunya keseriusan para Kepala Desa dalam mewujudkan ketahanan pangan di Taput dengan menggunakan Dana Desa. “Pergunakan Dana yang ada untuk mewujudkan program ketahanan pangan ini, karena ini untuk kepentingan masyarakat. Yang penting jangan ada indikasi ‘markup’, 7 Desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Tarutung ini akan saya jadikan pilot project. Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan sambil menunggu bantuan dana dari Pemerintah atasan, kita kerjakan secara gotong-royong bersama seluruh elemen yang ada. Intinya adalah Tapanuli Utara ini harus bisa mandiri dan berdikari serta harus menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkas Bupati.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul

Peristiwa

Taput Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4.2

Peristiwa

Bulog Gandeng Tentara Serap Gabah, Kodim Bakal Dilibatkan

Peristiwa

Bos Baru Bulog Pede Bisa Serap 3 Juta Ton Beras dalam 3 Bulan

Peristiwa

Prabowo Bakal Sikat Penggilingan yang Beli Gabah di Bawah HPP

Peristiwa

Universitas Bandar Lampung Ciptakan Mesin Sortir untuk Petani Damar