Berakhir Ricuh, Warga di Kelurahan Kenangan Baru Protes Saat Terima Bantuan Beras dan Telur dari Pemerintah

- Senin, 20 April 2020 17:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042020/_1531_Berakhir-Ricuh--Warga-di-Kelurahan-Kenangan-Baru-Protes-Saat-Terima-Bantuan-Beras-dan-Telur-dari-Pemerintah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Pembagian beras dan telur dari pemerintah untuk disalurkan kepada warga yang terdampak virus Corona (Covid-19) di kantor Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, tepatnya Jalan Cicak Rawa, Perumnas Mandala berakhir ricuh. Warga datang berbondong-bondong dan protes, pasalnya mereka mengaku tidak mendapatkan bantuan tersebut.

"Padahal bantuan itu diberikan kepada penerima di luar penerimaan Pendamping Keluarga Harapan (PKH)," ucap Elina Lase, warga Walet 6 Perumnas Mandala, kepada wartawan, Senin (20/4/2020) siang.

Menurut Elina yang melakukan ikut melakukan protes bersama warga lainnya, pembagian beras 20 kilogram dan telur untuk kepala rumah tangga tidak merata di kantor Kelurahan Kenangan Baru, Jalan Cicak Rawa itu. Hal ini membuat warga sekitar Jalan Cicak Rawa ini, yang sudah membawa identitas diri seperti kartu KK dan lainnya, memprotes di depan kantor.

Hasilnya, pembagian sekarung beras dan telur itu jadi tertunda. Beruntung, dengan kesigapan petugas Polsek Percut Sei Tuan, aksi protes berlebihan dan ricuh itu dapat diantisipasi dengan baik. Sehingga polisi berusaha melakukan mediasi kepada warga yang ada.

"Bagi warga melihat adanya kecurangan yang dilakukan Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, bisa membuat laporan di Polsek Percut Sei Tuan. Pihak kita akan memprosesnya dan menangkap Kepling yang membagikan beras kepada kelompoknya jika kecurangan," terang Panit Sabhara Polsek Percut Sei Tuan Ipda Rizal.

Sementara itu, Camat Percut Sei Tuan Chairul Harahap yang turut melihat situasi kericuhan itu mengatakan, semua yang dapat beras dan telur sudah melalui proses pendataan oleh Kepling. Namun pembagian beras tersebut terpaksa ditunda untuk meredakan situasi yang ada.

Apabila adanya kecurangan yang dilakukan oleh Kepling Kelurahan Kenangan Baru, bakal dicopot. "Saya menginginkan pembagian beras berjalan lancar dan bisa dinikmati oleh warga terdampak virus corona," tandasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Antisipasi Kericuhan, Polrestabes Medan Kawal HKBP Pabrik Tenun

Peristiwa

Disapa Warga Perumnas Mandala, Rahudman Ajak Bangun Jembatan Hati

Peristiwa

Gerebek Narkoba di Perumnas Mandala, Polisi Amankan 3 Orang

Peristiwa

Eksekusi D'Caldera Coffee Ricuh, Sejumlah Orang Diamankan

Peristiwa

Tawuran Antar Warga Pecah di Kelambir 5, Seorang Tewas Kena Senjata Tajam

Peristiwa

Polda Metro Periksa Petinggi Pemuda Pancasila soal Demo Ricuh di DPR