Pembekalan Strategi Opini Publik, Pejabat Penerangan TNI Belajar Branding dan Tantangan Media Digital

- Kamis, 27 Februari 2020 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022020/6668_Pembekalan-Strategi-Opini-Publik--Pejabat-Penerangan-TNI-Belajar-Branding-dan-Tantangan-Media-Digital.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sebanyak 164 peserta dari jajaran penerangan TNI AD, AL, dan AU menerima pembekalan dari Ismail Fahmi ST MA PhD dan Silih Agung Wasesa SPsi MSi MIPRA, tentang 'Strategi Opini Publik' pada Rapat Koordinasi Penerangan (Rakornispen) TNI Tahun 2020, bertempat Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (27/02/2020).

 

Sebagai Founder PT Media Kernels Indonesia, A Drone Emprit Company, Ismail Fahmi membawakan materi “Tantangan Mobilisasi dan Disrupsi Informasi Media Digital untuk Memenangkan Perang Informasi Bagi Jajaran Penerangan TNI”. Dalam pembekalannya menyampaikan bahwa ada dua strategi pembentukan opini publik yaitu mobilisasi Cyber Troop dan Computational Propaganda, serta bagaimana pengaruh influencer dan para follower. 

 

Ismail Fahmi menjelaskan, bahwa akun media sosial @Puspen_TNI adalah akun resmi yang fungsinya sudah tepat yaitu menyampaikan informasi kegiatan, penanganan bencana oleh TNI, debunking hoaks terkait lembaga, engagement dengan publik, dan lain-lain sesuai tupoksi. "Untuk itu, setiap isu penting yang menjadi arahan Panglima TNI harus membutuhkan pembentukan opini publik, analisis mikro dan pendekatan khusus untuk masing-masing isu tersebut," ujarnya.

 

Ketika ada perang opini, sambungnya, Pejabat Penerangan TNI harus tahu dimana “War Zone” berada, sehingga bisa mengirim pasukan (influencer, buzzer, follower) ke lokasi atau cluster tersebut. Selain itu, Pejabat Penerangan TNI juga harus tahu apa konteks yang menjadi percakapan, sehingga bisa melakukan kontra narasi atau membangun “Own Narrative” dengan tepat.

 

Sementara itu, Silih Agung Wasesa sebagai Founder Asia Public Relation dan Konner Digital Advisory menyampaikan materi tentang “Brand Management: Peran Branding Dalam Membangun Reputasi TNI Yang Kuat, Unggul, Maju dan Mandiri”. Dikatakan bahwa Brand adalah sesuatu yang disodorkan atau disampaikan ke publik untuk mendapatkan atensi, akuisisi, retensi, melalui pemenuhan kepuasan kebutuhan atau keinginan.

 

Dijelaskan Silih Agung Wasesa, dalam meningkatkan branding TNI saat ini, ada beberapa prinsip dasar yang dapat dilaksanakan oleh para pejabat penerangan, diantaranya : Pertama, branding objective yaitu bagaimana reputasi satuan TNI sekarang, dan bagaimana potential capacity satuan TNI yang dimiliki.

"

Kedua, content yaitu menciptakan content terkini dan benefit yang diberikan kepada publik, serta bagaimana membuat brand value TNI menjadi mudah dicerna oleh publik. Ketiga, context yaitu bagaimana membangun context TNI dikaitkan dengan situasi terkini melalui perspektif orang ketiga dan publik sasaran. Keempat, channel yaitu platform channel apakah yang digunakan untuk membangun brand TNI, apakah menggunakan media twitter, facebook, youtube dan lain sebagainya," paparnya.

 

Rakornispen TNI tahun 2020 ini berlangsung selama satu hari, bertemakan “Dilandasi Semangat dan Soliditas Jajaran Penerangan TNI Siap Mewujudkan TNI Yang Kuat, Unggul, Maju dan Mandiri Guna Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok”. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Guru Dilatih Kembangkan Media Digital Zoom Jadi Sumber Belajar

Peristiwa

Manfaatkan Media Digital dan Lingkungan Jadi Sumber Belajar, Ini Pesan Tim Dosen UMN AlWashliyah Medan

Peristiwa

Balitbang Medan Kaji Efektivitas Media Digital Dalam Komunikasi Pemasaran Pariwisata

Peristiwa

Pemko Medan Komitmen Manfaatkan Media Digital untuk Kemajuan Pariwisata

Peristiwa

Panglima TNI: Personel Penerangan TNI Dituntut Lebih Profesional dan Modern