Polsek Pancur Batu Tangkap Pria 51 Tahun Cabuli Bocah, Korbannya Anak Teman Sendiri

- Senin, 20 Januari 2020 17:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012020/7656_Polsek-Pancur-Batu-Tangkap-Pria-51-Tahun-Cabuli-Bocah--Korbannya-Anak-Teman-Sendiri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Sungguh keji perbuatan Amri Efendi (51) warga Jalan Balai Desa, Dusun II, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Bukannya melindungi buah hati dari sahabatnya sendri, pelaku malah tega mencabuli bocah yang masih berusia 10 tahun itu.

 

Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, Iptu Suhaily Hasibuan mengatakan korban berinisial KHF warga Jalan Kiwi 9, Perumnas Mandala. "Korban yang masih di bawah umur itu dicabuli di kediaman pelaku," ucapnya kepada wartawan, Senin (20/01/2020).

 

Dijelaskan Iptu Suhaily, pencabulan terjadi pada hari Minggu (19/01/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Balai Desa, Dusun II, Desa Nano Bintang, Kecamatan Pancur Batu. "Bermula dari pelaku datang ke rumah Orangtua korban di Perumnas Mandala untuk bersilaturahmi. Pelaku dan Orangtua korban sudah saling kenal lama. Kemudian pelaku mengajak ibu korban dan anaknya jalan-jalan, makan sate ke daerah Tembung dan pada pukul 21.30 WIB kembali pulang ke Mandala," jelasnya. 

 

Karena merasa sudah kenal lama, sambungnya, pelaku pun mengajak korban ikut ke rumahnya. "Ibu korban malah memberi izin. Pelaku pun membawa korban berangkat, sebelumnya sempat berhenti di Pasar Sukaramai untuk membelikan jeket, baju, dan sepatu untuk korban. Usai belanja, mereka melanjutkan perjalanan menuju Desa Namo Bintang tempat tinggal pelaku. Sekira pukul 23.30 WIB pelaku dan korban sampai di rumah," paparnya.

 

Pelaku mengakui, keduanya sempat menonton televisi berdua, namun sekira pukul 00.00 WIB korban mengantuk dan tertidur. "Saat itu pelaku mengaku timbul nafsu dan dia pun mencumbui korban. Karena perbuatannya korban terbangun, merasa takut dan menangis. Korban meminta untuk diantar pulang. Karena korban menangis dan meminta diantar pulang, pelaku pun mengantarnya pulang ke Perumnas Mandala," lanjutnya.

 

Tanpa merasa curiga, ibu korban menerima anaknya pulang. Keesokan harinya, pada Minggu (19/01/2020) sekira pukul 10.00 WIB usai bangun tidur korban mengeluh karena terasa perih di kemaluannya. Korban menceritakan kejadian yang dialaminnya kepada ibunya. Curiga anaknya telah dicabuli pelaku, ibu korban dan keluarganya mendatangi pelaku ke rumahnya di Desa Namo Bintang dan menanyakannya kepada pelaku. 

 

Pelaku mengakui perbuatannya telah menciumi dan mencabuli korban. Keluarga korban langsung menghubungi dan melapor ke Polsek Pancur Batu. "Saat ini pelaku telah dijebloskan ke penjara. Dari pelaku petugas juga telah menyita barang bukti satu buah baju, celana dan sepasang sepatu korban," pungkasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Kirimkan Tim dan Bantuan untuk Anak Korban Kekerasan di Nias Selatan

Peristiwa

Tekan Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Sumut Pj Gubernur Teken Kerja Sama dengan LPSK di Hari Kartini

Peristiwa

Penyiraman Air Terhadap Anak di Bawah Umur, Three One Gulo Minta Polrestabes Medan Segera Menangkap Pelaku

Peristiwa

Diduga Cabuli Siswa, Kepala Sekolah Ditangkap Polisi

Peristiwa

Kasus Pencabulan Anak Jalan di Tempat, Orang Tua Korban Minta Tersangka Segera Ditangkap

Peristiwa

Dugaan Pencabulan, Suami Wakil Bupati Labuhabatu Ditangkap