Beritasumut.com-Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pegagan Hilir, H Muhammad Sanif SHI MAg, menggelar agenda Safari Jumat. Dalam khutbahnya, dia berkisah tentang sufi ternama asal Persia yang bernama Ibrahim bin Adham. "Dia juga seorang bangsawan Negeri Balkah yang meninggalkan negerinya, kemudian hidup bersama orang-orang miskin yang tinggal di pinggiran kota Mekah," ujarnya dilansir dari Sumut.kemenag.go.id, Jumat (27/12/2019). Dikutip dari kitab nashooihul ‘Ibad karangan syeikh Nawawi Al-Bantani, sambungnya, pernyataan Ibrahim bin Adham ketika ditanya tentang penyebab doa yang tidak diterima Allah SWT, dia menjawab dikarenakan hati kita telah mati. Ada 10 (sepuluh) hal yang menyebabkannya yaitu (1) Kamu mengaku mengenal Allah, tetapi tidak melaksanakan kewajiban kepadanya. (2) Kamu mengenal Alquran, tapi tidak membacanya dan mengamalkan isinya. (3) Kamu mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tapi kamu tinggalkan Sunahnya. (4) Kamu menyatakan bermusuhan dengan syaitan, tetapi kamu ikuti ajakannya. (5) Kamu ingin masuk surga, tetapi tidak sungguh-sungguh dalam beramal untuk memasukinya. (6) Kamu ingin selamat dari siksa neraka, tetapi kamu melemparkan dirimu sendiri ke dalamnya. (7) Kamu sibuk mengoreksi aib orang lain, tapi kamu tidak mau mengoreksi aib kamu sendiri. (8) Kamu tahu kematian itu pasti datang, tetapi kamu tidak mempersiapkan diri untuk itu. (9) Kamu menguburkan orang-orang mati, tetapi kamu tidak mengambil pelajaran dari mereka. (10) Kamu telah diberi berbagai nikmat oleh Allah SWT, tetapi kamu tidak mensyukurinya. Muhammad Sanif dalam khutbahnya mengajak seluruh jama’ah yang hadir untuk memperkokoh keimanan dan mengamalkan tunjuk ajar agama yang disyariatkan Allah SWT dan nabi Muhammad SAW dan memperkuat dakwah ke seluruh umat Islam. Safari Jum’at dilanjutkan dengan silaturahmi dan diskusi seputar hukum Islam dan pengembangan dakwah dengan seluruh jama’ah masjid. (BS09)