Pembangunan PLTA Lau Gunung Tanah Pinem di Dairi Diprediksi Beroperasi pada Juli 2020

- Minggu, 22 Desember 2019 09:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122019/3869_Pembangunan-PLTA-Lau-Gunung-Tanah-Pinem-di-Dairi-Diprediksi-Beroperasi-pada-Juli-2020-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu meninjau lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eddy Banurea, Asisten Administrasi Umum Drs Sudung Ujung, Direktur Utama PT Inpola Meka Energi Agus Holik bersama jajarannya, Pimpinan OPD Kabupaten Dairi, Camat Tanah Pinem Asmadi Karo Karo serta Unsur Forkopimca Kecamatan Tanah Pinem.

 

Direktur Utama PT Inpola Meka Energi Agus Holik mengatakan pembangkit listrik ini merupakan salah satu pembangkit listrik terbaru yang akan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan elektrisisi rasio sekaligus mendukung kehandalan pasokan listrik di Kabupaten Dairi. Ia katakan bahwa daya listrik terpasang nantinya adalah 15 mega watt yang akan terkoneksi ke dalam sistem jaringan gardu induk Sidikalang dan Berastagi yang secara teoritis akan bisa melayani kurang lebih 10.500 kepala keluarga.

 

“Keberadaan pembangkit listrik ini sangat strategis karena berada di tengah tengah gardu induk Sidikalang dan gardu induk Berastagi sehingga bila salah satu dari gardu induk harus melakukan perawatan, PLTA ini akan dapat berfungsi sebagai back up power sehingga kebutuhan masyarakat akan listrik tetap terlayani tanpa terputus,” ungkap Agus dilansir dari laman dairikab.go.id, Minggu (22/12/2019).

 

Agus menjelaskan, pihaknya adalah sebagai pemegang hak esensi di mana PT Inpola merupakan konsorsium dari PT Nusa Inkrastruktur Tbk. Secara progres pengerjaan, Agus mengungkapkan saat ini telah memasuki 76% dan ada beberapa hal yang harus di selesaikan terkait dengan kondisi geologi yang ada dan diharapkan pada bulan Juli tahun 2020 PLTA tersebut akan dapat di operasikan secara penuh, dengan kapasitas 15 mega watt 2 turbin yang mampu bekerja secara bersamaan maupun bergantian.

 

Sementara itu, Bupati Dairi mengatakan bahwa saat ini kebutuhan listrik semakin besar, namun sumber energi listrik belum termanfaatkan dengan baik di Kabupaten Dairi sehingga belum maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Akibat kekurangan pasokan listrik, sering terjadi pemadaman listrik secara bergiliran dalam pemakaian listrik tersebut dan di Kota Sidikalang sendiri hingga saat ini masih sering di rasakan terjadinya pemadaman listrik.

 

Bupati menjelaskan, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menyambut baik adanya proyek investai PLTA Lau Gunung karena selain mendekatkan pasokan listrik, juga akan meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat sekitar dalam hal pemanfaatan sektor tenaga kerja lokal. "PT Inpola Meka Energi di harapkan akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Dairi sehingga progres pelaksanaan yangtelah mencapai 76% di harapkan bisa tuntas tanpa hambatan," pungkas Bupati.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Perempuan dan Paradoks Transisi Energi di PLTA Batang Toru

Peristiwa

Jamin Pasokan Listrik Anti Padam, Premium Office Tower Podomoro City Deli Medan Hadirkan Solusinya

Peristiwa

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Peristiwa

Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur

Peristiwa

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan