Peringati HAKI 2019, Tanamkan Nilai Kejujuran pada Anak Sejak Dini

Herman - Selasa, 10 Desember 2019 09:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122019/7278_Peringati-HAKI-2019--Tanamkan-Nilai-Kejujuran-pada-Anak-Sejak-Dini.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS05
Beritasumut.com-Hari Anti Korupsi Internasional Kabupaten Deliserdang diperingati yang dipusatkan di Balairung Pemkab Deli Serdang, Senin (09/12/2019).

 

Kegiatan itu dihadiri Wabup HMA Yusuf Siregar, Sekdakab Darwin Zein, Ketua DWP Herawati Darwin, Kajari Harli Siregar dan Kadis Pendidikan Timor Tumanggor.

 

Ketua panitia kegiatan hari Anti Korupsi Internasional Jumakir dalam laporannya menjelaskan dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional telah dilaksanakan berbagai kegiatan lomba dimulai 3 Desember 2019 dan dilaksanakan di berbagai tempat untuk jenjang SD dan SMP. Untuk SD masing-masing lomba pidato diikuti 66 siswa utusan 22 Kecamatan, Cerdas cermat 22 Tim dari 22 Kecamatan dan lomba melukis diikuti 110 siswa utusan 22 Kecamatan.

 

Untuk jenjang SMP masing-masing lomba cerdas cermat diikuti 90 siswa utusan dari 22 Kecamatan, stand up comedy diikuti 44 siswa utusan dari 22 Kecamatan dan lomba menulis Essay bagi guru SMP diikuti 30 group utusan 22 Kecamatan.

 

Kegiatan yang mengambil thema "Membangun Generasi Anti Korupsi Melalui Penguatan Pendidikan Karakter Menuju Indonesia Maju" bertujuan mendiseminasikan nilai-nilai budaya anti korupsi di kalangan pelajar khususnya dan seluruh masyarakat Deliserdang umumnya.

           

Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya mengatakan fenomena korupsi saat ini semakin marak, membudaya, canggih bahkan sudah merambah ke seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali pada generasi muda. Menyikapi hal ini dibutuhkan pula budaya baru yakni budaya anti korupsi.

 

Menurut Wabup, agar budaya anti korupsi tersebut bisa berjalan efektif banyak cara yang dapat dilakukan salah satunya dengan menanamkan nilai kejujuran dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak sejak dini sehingga saat tumbuh dewasa mereka memiliki ketahanan terhadap tindakan korupsi.

 

"Mudah-mudahan dengan kegiatan yang dilakukan ini dapat menjadi pertanda nyata dan harus disampaikan kepada anak-anak bahwa korupsi itu berbahaya," kata Wabup.

 

Hal yang sama juga disampaikan Kajari Deliserdang Harli Siregar. Menurut Harli, kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Deliserdang bersama Kejaksaan Negeri Deliserdang dalam rangka menggali informasi untuk memberantas dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dan menciptakan generasi unggul.

 

Sebagai pimpinan institusi Adhyaksa pihaknya tentu berusaha dan melihat bahwa pendidikan karakter itu salah satunya adalah melalui program Gerakan Langsung Anti Korupsi Sejak Usia Dini (Galaksi). Kepada jajaran Dinas Pendidikan ia berharap hal ini harus terus dilakukan dan gelorakan.(BS05)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ucapkan Sumpah Sebagai Hakim MK, Arsul Sani: Independensi dan Imparialitas Harus Dipegang Erat

Peristiwa

Menkumham Yasonna: Maksimalkan Perlindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual Daerah

Peristiwa

Lantik Dewan Hakim MTQ ke-56, Plt Bupati Langkat: Paling Utama Lahirkan Insan Qurani

Peristiwa

Walikota Medan Berharap Pelaku Ekonomi Kreatif Manfaatkan Mobile IP Clinic untuk Lindungi HaKI

Peristiwa

Baru 164 Pelaku Usaha Daftar HaKI Hak Cipta dan Merek Usaha

Peristiwa

Tandatangani MoU Pelayanan Kekayaan Intelektual, Walikota Medan Ajak Pelaku UMKM Segera Daftarkan HKI