Beritasumut.com-Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT, diwakilkan Sekdakab Ahmad Muflih SH MM mengatakan masyarakat melayu adalah penduduk asli di Kabupaten Labuhanbatu. Hal ini dikatakannya saat membuka Festival Tari dan Lagu Melayu se-Kabupaten Labuhanbatu yang berlangsung di BJ Sinurat Hall Hotel Permata Land Rantauprapat, pertengahan pekan kemarin. Ahmad Muflih menuturkan, harus ada perhatian khusus terhadap suku melayu. "Karena etnis Melayu merupakan penduduk asli Labuhanbatu Rantauprapat, kami sangat mengapresiasi acara ini. Melalui kegiatan ini kita bisa membuka perasaan kita tentang budaya melayu yang semakin hilang," ujarnya dilansir dari Labuhanbatukab.go.id, Minggu (24/11/2019). Kepada Kadispora, Sekda berpesan agar terus merawat budaya melayu di Labuhanbatu. "Melayu harus menjadi tuan rumah di bumi Ika Bina En Pabolo. Penduduk asli di Sumatera adalah melayu, tetapi ada khasnya seperti melayu deli dan melayu riau dan lain-lain. Saya bangga ada festival tarian dan lagu melayu yang sudah jarang kita lihat. Alhamdulillah sejuk hati kita mendengarnya, serasa pulang kampung. Saya sangat mengagumi dan mencintai budaya melayu, di dalam Tarian Serampang 12 yang akan dilombakan, di dalamnya ada makna dan artinya," ujarnya Untuk itu, dia berharap ada ruang dan tempat yang seluas-luasnya untuk etnis melayu. "Bila perlu kita adakan seminar, sebab saat ini budaya melayu semakin menghilang, ada banyak beberapa peninggalan sejarah di Labuhanbatu yang berasal dari etnis melayu. Masyarakat melayu ini santun dan bijak, berbudi bahasa yang baik dan sangat luhur. Mari bersama kita kembangkan budaya melayu, mari kita lakukan forum diskusi untuk membahasa sejarah berkembangnya melayu di Kabupaten Labuhanbatu," papar Sekda. Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Syahrizal Hasibuan SE menjelaskan, festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan sebagai apresiasi kepada para generasi kuda penggiat tari dan lagu melayu di Kabupaten Labuhanbatu. "Festival Tari dan Lagu Melayu ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan berkembangnya seni budaya di kalangan masyarakat. Juga meningkatkan kesadaran serta kepedulian akan pentingnya peran seni budaya dalam membangun identitas karakter bangsa," ujarnya. Festival ini mengangkat tema 'Dengan Festival Tari dan Lagu Melayu Kita Samakan Persepsi dalam Membangun Labuhanbatu Sejahtera 2020'. Diikuti 8 kecamatan dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang putra/putri untuk Festival Lagu dan 8 pasang untuk Festival Tari. (BS09)