Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti Amankan 36 Butir Munisi, Mortir dan Roket

- Sabtu, 16 November 2019 21:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112019/7752_Satgas-Yonif-Raider-Khusus-136-Tuah-Sakti-Amankan-36-Butir-Munisi--Mortir-dan-Roket.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang tergabung dalam Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku dibawah pimpinan Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis sebagai Dansatgas, beberapa waktu lalu mengamankan 36 butir Munisi, Mortir dan  Roket di Negeri Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

 

Dansatgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis mengatakan, penemuan 36 butir Munisi, Mortir dan Roket di kebun milik warga Negeri Kaitetu, Kec. Leihitu, Kab. Maluku Tengah ini diperoleh berdasarkan informasi dari warga setempat yang diterima oleh Kopda Sofian anggota Pos Waitomu Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti sekitar pukul 14.30 WIT.

 

"Adapun kronologis kejadian yaitu pada Jumat (08/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIT, Kopda Sofian menerima telepon dari salah satu warga Keitetu yang mengatakan menemukan benda mencurigakan seperti peluru besar yang ada di kebun warga. Temuan ini didapati saat sedang membersihkan kebun Pala miliknya di hutan ujung Negeri Kaitetu berjarak lebih kurang 2 km dari ujung kampung Negeri Kaitetu," papar Dansatgas melalui siaran persnya, Sabtu (16/11/2019).

 

Setelah menerima informasi tersebut, lanjutnya, Kopda Sopian melaporkan kepada Komandan Pos (Danpos) Waitomu Letda Inf Sahrudi. Selanjutnya Letda Inf Sahrudi menghubungi Babinsa Mamua Koptu Manulaw yang rumahnya berada di Negeri Kaitetu. "Pada pukul 13.30 WIT, Danpos dan Babinsa Mamua beserta empat anggota pos, berangkat menuju lokasi penemuan benda yang ditemukan warga. Jarak dari pos sekitar 5 km menuju ujung kampung Negeri Kaitetu dan 2 km dari ujung kampung menuju kebun Pala," sabung Dansatgas.

 

Setelah sampai di kebun Pala sekitar pukul 14.30 WIT, lanjutnya, di lokasi pertama kebun Pala ditemukan 13 butir Munisi Mortir. Kemudian dilanjutkan pencarian kembali di sekitar kebun lebih kurang 5 meter dari tempat pertama di pinggir tebing ditemukan lagi 23 butir peluru, terdiri dari 15 peluru Roket dan 8 butir peluru Mortir yang ditutupi oleh semak belukar. Kemudian Danpos beserta anggota melakukan evakuasi terhadap Munisi, Mortir dan Roket tersebut dengan menggunakan pakaian yang digunakan ke tempat yang aman.

 

"Sekitar pukul 15.30 WIT, seluruh benda tersebut di bawa ke Pos Woitomu dengan menggunakan kendaraan roda dua. Pada pukul 16.00 WIT, seluruh peluru Mortir dan Roket  telah sampai di Pos Woitomu dalam keadan aman. Selanjutnya, Danpos melaksanakan kordinasi dengan Danki untuk pelaksanaaan pengamanan peluru Mortir tersebut," pungkasnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Presiden Prabowo: Kekuatan Pertahanan Penting dalam Menjaga NKRI

Peristiwa

Panglima TNI Pimpin Rapat Vicon Perkembangan Situasi di Wilayah Satgas TNI MONUSCO

Peristiwa

Satgas TNI Penanggulangan Bencana di Filipina Sentuh Langsung Penduduk Terdampak Badai

Peristiwa

Aksi Cepat TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan 35,9 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Peristiwa

Panglima TNI Sambut Kedatangan Satgas Kizi TNI dari Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Peristiwa

Satgas Kizi Kontingen Garuda XXXVII-H/MINUSCA Siap Mengemban Misi Negara di Afrika Tengah