Bakamla RI Ajak Kementerian dan Lembaga Tingkatkan Keamanan di Grey Area Laut Natuna Utara

- Jumat, 15 November 2019 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112019/3593_Bakamla-RI-Ajak-Kementerian-dan-Lembaga-Tingkatkan-Keamanan-di-Grey-Area-Laut-Natuna-Utara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Direktur Strategi Kamla Bakamla RI Laksma Bakamla Sandy Muchjidin Latief SIP, mengajak Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan  pengamanan ZEE, khususnya di Unresolved Maritime Boundary Area di Laut Natuna Utara. Ajakan itu diserukannya saat menutup Rakor Harmonisasi Strategi Kamla di Batam, Prov. Kepulauan Riau, pertengahan pekan ini.

 

Usai menjalani dinamika pembahasan dan diskusi bersama puluhan peserta perwakilan mitra maritim pusat dan Kepulauan Riau, Laksma Bakamla Sandy menyimpulkan bahwa peningkatan sinergitas antar K/L menjadi hal utama yang perlu ditingkatkan untuk mengamankan Laut Natuna Utara. Menuurtnya, hasil diskusi juga menyatakan bahwa sasaran strategi pengamanan Laut Natuna Utara adalah untuk meningkatkan aktivitas perekonomian dan stabilitas keamanan pada Grey Area Laut Natuna Utara.

 

"Hasil diskusi ini nantinya akan dimasukkan ke dalam rancangan peraturan tentang Pengelolaan Keamanan Laut di wilayah yurisdiksi Indonesia pada tahapan selanjutnya," ujar Laksma Sandy melalui siaran pers, Jumat (15/11/2019).

 

Mengutip kalimat yang pernah diucapkan seorang penulis, penyair serta penjelajah berkebangsaan Inggris Sir Walter Raleigh di awal abad ke-17, “Siapa yang mampu menguasai laut maka dia akan menguasai dunia,” tegas pati bintang satu yang membawahi Direktorat Strategi Bakamla RI tersebut. Dikatakannya juga, bahwa draf Strategi Pengamanan Laut Natuna yang telah diharmonisasikan akan disempurnakan pada seminar nasional. Perhelatan itu juga turut melibatkan para akademisi dan praktisi keamanan laut sebelum difinalisasi bersama dengan K/L Pusat.

 

Terakhir, Laksma Sandy mengharapkan rakor yang telah berlangsung sejak Rabu (13/11/2019) ini menjadi wujud keseriusan dan tindak lanjut peningkatan pengelolaan keamanan laut nasional secara sinergis. "Dengan demikian tujuan laut aman dan nyaman dapat tercapai. Harapannya pula, pengelolaan keamanan laut di wilayah Unresolved Maritime Boundary Area ini dapat menjadi wujud sinergi dan tata kelola pemerintahan di laut yang efektif dan efisien. Hal itu tercermin melalui kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam menciptakan harmoni mewujudkan stabilitas keamanan nasional," pungkasnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia

Peristiwa

Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu

Peristiwa

Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira

Peristiwa

Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali

Peristiwa

Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan

Peristiwa

Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten