Jenguk Korban Luka Bom Bunuh Diri, Wakapolda Sumut: Kondisi Kota Medan Aman dan Kondusif

Herman - Kamis, 14 November 2019 11:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112019/6983_Jenguk-Korban-Luka-Bom-Bunuh-Diri-Wakapolda-Sumut--Kondisi-Kota-Medan-Aman-dan-Kondusif.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menegaskan kondisi Kota Medan aman dan kondusif pasca teror bom bunuh diri yang mengguncang Polrestabes Medan. Hal ini disampaikannya ketika membesuk para korban luka di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (13/11/2019) malam.

 

"Sampai dengan saat ini kondisi Sumut khususnya Kota Medan dalam keadaan aman dan kondusif. Namun Kepolisian akan tetap melakukan pengawasan dan pengamanan ketat terhadap lingkungan masyarakat yang rawan," ungkapnya. 

 

Wakapolda mengatakan, saat kejadian anggota penjagaan Polrestabes Medan sempat melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku Rabial Muslim Nasution (24) yang memakai jaket ojek online. "Pelaku mengaku hendak mengurus SKCK, sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan," ujarnya. 

 

Saat itu, jelas Mardiaz, petugas sempat meminta terduga pelaku membuka jaket dan tas ranselnya. Namun tak ditemukan benda mencurigakan, sehingga pria itu masuk ke dalam lingkungan Polrestabes.

 

"Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri atas sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan," tandasnya. 

 

Mardiaz juga menyampaikan bahwa Polda Sumut telah melakukan tindakan penggeledahan terhadap rumah tersangka dan rumah Mertua tersangka yang berada di Marelan, Wilkum Polsek Medan Belawan, dan juga telah melakukan pemeriksaan terhadap guru mengaji yang selama ini memberikan pembelajaran terhadap tersangka.

 

Dalam kunjungan di RS Bhayangkara, Wakapolda dan rombongan membesuk 6 korban luka-luka yakni Kompol Abdul Mutolib Jabatan Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Sarponi jabatan Kasubbag Bin Ops Polretabes Medan, Aipda Deni Hamdani Staf Propam Polrestabes Medan, Brigadir Juli Chandra Staf Propam Polrestabes Medan, Ikhwan Muliadi (masyarakat yang sedang mengurus SKCK), Richard Purba (PHL Polrestabes Medan).

 

Wakapolda juga menanyakan tentang apa yang terjadi pada saat kejadian sebelum peristiwa peledakan yang dialami oleh para korban. Dan juga menanyakan luka apa saja yang dialami oleh para korban. 

 

Sementara itu, Wakil Ketua Bhayangkari Ny Tasya Mardiaz juga memberikan Semangat kepada para isteri para korban serta  memberikan Bunga dari Ketua Umum Bhayangkari Pusat dan santunan tali asih berupa sejumlah uang dan buah tangan.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

23 Orang Ditetapkan Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Para Pelaku Berlatih di Tanah Karo

Peristiwa

Bom Milik Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Dimusnahkan

Peristiwa

Antisipasi Teror, Polres Deli Serdang Perketat Pengamanan di Pintu Masuk

Peristiwa

Pasca Bom Bunuh Diri, Masyarakat Tetap Ramai Mengurus SKCK di Polrestabes Medan

Peristiwa

Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Penjagaan Diperketat

Peristiwa

Sekdaprov Sumut Kunjungi Mapolrestabes Medan Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri