Tak Terima Ditilang, Pengendara Sepeda Motor Bentak Polisi di Jalan Lintas Lubuk Pakam-Perbaungan

- Kamis, 07 November 2019 16:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112019/8300_Tak-Terima-Ditilang--Pengendara-Sepeda-Motor-Bentak-Polisi-di-Jalan-Lintas-Lubuk-Pakam-Perbaungan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Seorang pengendara sepeda motor membentak personil Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai (Sergai) saat dilakukan razia operasi zebra di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lubuk Pakam-Perbaungan Kecamatan Perbaungan, Selasa (05/11/2019).

 

Dalam video berdurasi 5 menit 12 detik itu, seorang pengendara yang membonceng seorang wanita memprotes saat diberhentikan petugas Satlantas Polres Sergai. Dengan nada tinggi, pengendara yang belum diketahui identitasnya itu membentak dan memarahi petugas Polisi yang sedang menuliskan surat tilangnya.

 

"STNK-ku dirampas. Gaya kau Polisi kayak gitu. Dengar orang, jelek kali nama baikku ditengok. Jelek aku di depan masyarakat, dirampas. Apanya, STNK-nya. Kau kalau udah jadi Polisi itu mengayomi rakyat, jadilah contoh. Apalagi ini razia, kau bikin contoh kepada masyarakat. Bagaimana menghadapi orang di jalan raya, ngerti gak kau? Kau Polisi digaji, supaya kau bisa menjelaskan tidak hanya sebatas tilang, tapi kau beri penjelasan kalaupun saya marah, saya lapar, saya capek," ucap pengendara dalam video tersebut.

 

Polisi yang menilang itu pun menyahut, "Bapak lapar? Bapak mau makan? Bapak kalau mau makan, ayo makan," ajak petugas Polisi itu. Personil Polres Sergai itu pun kembali bertanya, "Bapak marga apa, saya Pangaribuan. Pangaribuan darah tinggi," sahutnya.

 

Mendengar sahutan polisi, pengendara itu semakin menjadi dengan nada tinggi. "Darah tinggilah aku gara-gara kau. Sial aku jumpa kau. Bagus aku jumpa bapak itu. Kenapa bapak itu baik, kau enggak? Dari awal kau udah gak bersahabat," jawabnya. Pengendara itu semakin emosi dan menyebutkannya bahwa dia bagian dari keluarga polisi. "Aku pun tau kok. Aku keluarga Polisi. Suaraku kuat karena aku keluarga polisi. Gak mungkin aku kayak gini, gak keluarga Polisi," bentaknya.

 

Pengemudi Honda Vario BK 3463 AHD ini tak henti membentak petugas polisi. Meskipun pria ini dalam posisi salah karena tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C saat dirazia. Saat ditanya petugas lainnya untuk dilakukan tes urin. Pengendara ini malah menantang dan mendatangi petugas, namun ditahan istri pengendara dan petugas lainnya. "Oke tes urin kita ya. Kalau gak cemana? Ini pencemaran nama baik. Ini sudah melebar, razia menyangkut pribadi orang," ucapnya.

 

Razia yang dilakukan ini bertepatan berada di depan Polsek Perbaungan. "Itu Polsek, silahkan laporkan saja kalau pencemaran nama baik. Itu Polsek silahkan saja, gak apa-apa," sebut Polisi lainnya. Setelah itu, pengendara ini malah menyepelekan dan tidak mau menerima surat tilang yang sudah ditulis petugas sambal berlalu pergi meninggalkan lokasi razia. (BS05)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Mayat Wanita Tak Dikenal Ditemukan Membusuk di Pulau Berhala, Kondisi Terikat Tali

Peristiwa

Polsek Medan Baru Tembak Residivis Jambret Viral Terekam CCTV

Peristiwa

Viral di Medsos, Pelaku Pemerasan di Jalan Panglima Denai Medan Ditangkap Polisi

Peristiwa

Viral Rekaman CCTV Pria Bermobil Prado Hajar Anak di Parkiran Indomaret, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

Peristiwa

Viral Remaja Putri Dianiaya di Kuburan, Polisi Amankan Empat Pelaku

Peristiwa

Kasus Video Viral di Situs Raja Batak, Kapolres Gandeng Kemenag Samosir Fasilitasi Mediasi