Ibu Hamil 5 Bulan Dihajar Tetangga Hingga Babak Belur di Helvetia

- Selasa, 29 Oktober 2019 16:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102019/5315_Ibu-Hamil-5-Bulan-Dihajar-Tetangga-Hingga-Babak-Belur-di-Helvetia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Sikap main hakim sendiri dilakukan berinisial BS (40) sangat tidak manusiawi. Pasalnya, BS tega menganiaya tetangganya sendiri berinisial NM (30) warga Jalan Bakti Luhur Blok D-10, Kecamatan Medan Helvetia hingga babak belur. Korban yang sedang hamil 5 bulan ini bahkan dibanting pelaku hingga lemah tak berdaya. Akibat kejadian tersebut, korban pun membuat laporan ke Polsek Helvetia dengan bukti LP/760/X/2019/SU/Polrestabes Medan/Sektor Medan Helvetia.

 

Korban NM kepada wartawan, Selasa (29/10/2019) siang mengatakan, peristiwa penganiayaan yang dialaminya terjadi di Jl Bakti Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (23/10/2019) sekira pukul 19.30 WIB. Sebelum terjadinya penganiayaan, awalnya korban keluar dari rumahnya membawa anjing kecil peliharaannya untuk berjalan keliling Jalan Bakti Luhur. Setelah itu, korban pun beristirahat dengan duduk di depan rumahnya bersama anjingnya sembari bermain dengan anaknya.

 

Selanjutnya, anjing milik pelaku tiba-tiba menggonggong dari dalam rumah pelaku. Tak lama berselang, istri pelaku, LS keluar dari rumah dan langsung menjumpai korban karena tak terima, pelaku memaki-maki korban dengan sebutan "Lonte". Lantaran tak terima dengan ucapan istri pelaku, keduanya pun bertengkar dan sempat jambak-jambakan.

 

Kemudian, pelaku yang melihat istrinya ribut-ribut lalu keluar dari rumah. Tanpa basa-basi, pelaku langsung memukuli korban dengan membabi buta. Selain dipukul, korban juga dibanting pelaku hingga telentang tak berdaya. Tetangga korban berinisial D yang melihat korban langsung menolong korban, disusul tetangga lainnya melerai aksi penganiayaan yang dilakukan pelaku.

 

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami bengkak pada kening sebelah kanan, bengkak pada pipi sebelah kiri, luka gores pada leher sebelah kiri, bengkak pada tangan sebelah kanan dan bengkak pada leher sebelah kanan. "Ini bukan kali pertama, beberapa bulan lalu suami saya juga dihajarnya sampai bibir suami saya terluka. Perlakuan tersangka tidak bisa dibiarin karena saya juga lagi hamil, dihajarnya hingga saya lebam-lebam," kata korban.

 

Kata dia, bahwa pelaku dan istrinya selalu membuat keributan dan selalu bermusuhan sama tetangga. Bahkan pelaku dinilai suka main fisik jika terjadi pertengkaran. "Saya sudah visum ke RS Bhayangkara Medan dan 2 saksi yang melihat kejadian saya dipukuli pelaku BS juga sudah selesai diperiksa. Saya berharap Polsek Helvetia segera menangkap pelaku biar ada efek jera baginya, sangat tidak manusiawi," tuturnya. 

 

Kapolsek Medan Helvetia, AKP Sah Udur Sitinjak, ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa kasusnya akan menjadi atensi pihaknya. "Secepatnya ditangkap pelaku yang melakukannya penganiayaan," tandasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi

Peristiwa

Laporan Kasus Penganiayaan di Polsek Medan Baru Jalan di Tempat, Penyidik : Secepatnya Dituntaskan

Peristiwa

Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan

Peristiwa

Polisi Ekshumasi Jenazah Ardiansyah di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang

Peristiwa

Wamen Isyana Jelaskan Alasan Ibu Hamil Juga Dapat Makan Bergizi Gratis

Peristiwa

TMII Usut Dugaan Sekuriti Keroyok Pedagang Asongan Masuk Tak Bayar Tiket