Monumen Jenderal Soedirman Diresmikan Panglima TNI di Mabes Cilangkap

- Senin, 07 Oktober 2019 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102019/1043_Monumen-Jenderal-Soedirman-Diresmikan-Panglima-TNI-di-Mabes-Cilangkap.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, didampingi Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M Herindra MA MSc, serta Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia SSos, meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (07/10/2019).

 

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa, Jenderal Besar Soedirman tidak hanya seorang Panglima Besar, melainkan juga sebagai Bapak TNI. Beliau lah peletak nilai-nilai dasar TNI yang masih menjiwai setiap pelaksanaan tugas TNI, baik di dalam maupun luar negeri. “Nilai-nilai kepemimpinan dan keprajuritan beliau menjadi suri tauladan tidak hanya bagi seluruh prajurit TNI, tetapi juga bangsa Indonesia secara keseluruhan,” ucapnya.

 

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, Jenderal Besar Soedirman juga merupakan sumber inspirasi, motivasi dan semangat yang seakan tidak pernah habis, kecintaan dan kemanunggalannya dengan rakyat mewarnai perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan menjadi bukti nyata betapa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan yang sangat dahysat.

 

“Kita semua sebagai generasi penerus perjuangan beliau serta pahlawan-pahlawan bangsa harus dapat meneladani Jenderal Besar Soedirman dalam setiap pelaksanaan tugas. Perjuangan kita saat ini memang berbeda dengan perjuangan beliau. Namun perjuangan TNI dan bangsa Indonesia saat ini dan di masa mendatang menentukan masa depan bangsa dan negara.

 

Panglima TNI juga menuturkan bahwa sebagai alat pertahanan negara, TNI tidak hanya dituntut untuk meningkatkan profesionalismenya, tetapi juga menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. “TNI juga harus menjadi agen perubahan dan bersinergi dengan seluruh komponen bangsa agar seluruh potensi menjadi kekuatan yang nyata. Hal itu tidak mudah tetapi harus kita laksanakan,” katanya.

 

Monumen yang diresmikan ini lebih besar dari monumen yang sebelumnya. Adapun monumen Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan ukuran tinggi patung 6,3 meter, tinggi landasan patung 4 meter, total ketinggian 10,3 meter, dengan berat 2 ton dan terbuat dari tembaga, yang dibuat oleh seniman Drs. Dunadi di studio Santiaji Jogjakarta.

 

Turut serta dalam acara tersebut diantaranya, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Sudirman SH MH MM,  Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan MAP, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi SE MMDS, Aslog Panglima TNI, Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Aster Panglima TNI  Mayjen TNI George Elnadus Supit SSos, Askomlek Panglima TNI, Laksda TNI Lutfi Syaefullah SH MM MMDS, Kababinkum TNI Mayjen TNI Joko Purnomo SH MH, dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan

Peristiwa

Taklimat Akhir Itjen TNI Periode I TA 2025 Di Komando/Satuan Wilayah Sulawesi Selatan Dan Sulawesi Barat

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Pengarahan Presiden RI Pada Penutupan Retret Kepala Daerah 2025

Peristiwa

Aster Panglima Buka Komsos TNI dengan Komunitas Teritorial, Dorong Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional