Upacara HUT ke-74 TNI, Pesawat Tanpa Awak Mengudara di Angkasa

- Sabtu, 05 Oktober 2019 16:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102019/3080_Upacara-HUT-ke-74-TNI--Pesawat-Tanpa-Awak-Mengudara-di-Angkasa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Di Hari Ulang Tahunnya yang ke-74, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menampilkan pesawat terbang tanpa awak CH-4 di depan Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo, dengan kemampuan terbang jangkaun sekitar radius 1.500-2.000 km, dengan menggunakan bantuan satelit.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji SE MM, dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE MM, dihadapan awak media, usai upacara Parade dan Defile HUT ke-74 TNI tahun 2019, di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (05/10/2019). 

 

“Yang berbeda dengan tahun lalu adalah, adanya pesawat tanpa awak CH-4 yang telah di miliki TNI. Pesawat tersebut, ketika latihan gabungan TNI di Situbondo beberapa waktu lalu, sudah melaksanakan penembakan menggunalan rudal dan hasilnya sangat baik,” tutur Panglima TNI.

 

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, dalam perayaan Hari Ulang Tahun TNI ke-74 dilaksanakan secara normatif, mulai dari parade pasukan sampai dengan defile kendaraan-kendaraan tempur. “Di hari HUT ke-74 TNI juga menampilkan banyak hasil produksi buatan Pindad, khususnya adalah kendaraan-kendaraan tempur, itu yang spesial pada hari ulang tahun ke-74 TNI hari ini,” ucap Panglima TNI.

 

Panglima TNI juga menjelaskan bahwa, pesawat Boeing 737 ditampilkan untuk memonitor jalannya upacara HUT TNI, hasilnya bisa dilihat sendiri, apa yang terjadi di udara. “Kita tidak tahu, namun bisa di monitor oleh pesawat Boeing 737 dan ditampilkan dihadapan kita dengan real time,” katanya.

 

Di sisi lain, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa TNI menggelar kekuatan dalam rangka mendukung Polri di beberapa tempat, termasuk di Jayapura dan Wamena. “Tujuannya adalah memberikan kepercayaan kepada masyarakat yang ada  di Wamena, dilaga, termasuk sipil. Stabilitas keamanan terus akan kita jaga, sehingga perekonomian di wilayah - wilayah tersebut dapat berjalan dengan baik. Itu yang kita upayakan dan sudah berkoordinasi dengan Menpupera, akan segera merehabilitasi gedung-gedung yang rusak termasuk akan dibangun hunian sementara untuk para pengungsi,” jelasnya.

 

Terkait dengan logistik, Panglima TNI menyatakan bahwa tidak ada masalah, seperti bantuan kesehatan termasuk dapur lapangan, di Wamena semuanya berjalan dengan baik. Khusus di Wamena yang   berada di Koramil, Kodim maupun Polsek masih ada sekitar kurang lebih 3.800 pengungsi. Sedangkan di Jayapura diperkirakan sekitar kurang lebih  8.600 pengungsi, tapi yang ada di penampungan, kurang lebih 3.500, sedangkan 5000 pengungsi  ikut saudaranya yang ada di wilayah Jayapura. “Dengan demikian banyak masyarakat Papua atau masyarakat pendatang menginginkan bahwa, permasalahan di Papua segera tuntas dan stabilitas keamanan juga bisa dikembalikan seperti sedia kala,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Presiden RI Ir H Joko Widodo saat memimpin Upacara HUT ke-74 TNI dalam sambutannya, pemerintah akan meningkatkan anggaran pertahanan pada 2020. Paling sedikit, anggaran pertahanan akan dinaikkan menjadi Rp 131 triliun. “Alokasi anggaran pertahanan tahun 2019 sebesar Rp 121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp 131 triliun di tahun 2020,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Presiden RI Joko Widodo  mengatakan, pemerintah akan terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kerja bagi prajurit TNI. Selain meningkatkan anggaran, pemerintah juga mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun kedepan. “Pemerintah juga akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020," katanya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Pengarahan Presiden RI Pada Penutupan Retret Kepala Daerah 2025

Peristiwa

Aster Panglima Buka Komsos TNI dengan Komunitas Teritorial, Dorong Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional

Peristiwa

Kaskoopsud II Pimpin Upacara Pembukaan Pertandingan Olahraga Antar Satuan HUT Ke-79 TNI AU

Peristiwa

Kasum TNI Pimpin Sertijab Danjen Akademi TNI, Aspers Panglima TNI dan Aster Panglima TNI

Peristiwa

Panglima TNI Resmikan Masjid Al-Mu’min di Jatikarya Bekasi

Peristiwa

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2024