Dampak Karhutla, Pemkab Labuhanbatu Buka 9 Posko Layanan Kesehatan

- Selasa, 24 September 2019 19:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092019/729_Dampak-Karhutla--Pemkab-Labuhanbatu-Buka-9-Posko-Layanan-Kesehatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu membuka 9 Posko pelayanan kesehatan untuk penanganan warga yang terpapar udara tercemar akibat polusi asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla daerah Provinsi Riau."Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Labuhanbatu hari ini telah mendirikan 9 Posko, untuk membantu masyarakat yang terdampak asap," kata Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe dilansir dari laman labuhanbatukab.go.id, Selasa (24/09/2019).Ia menjelaskan, keberadaan Posko dampak Karhutlah tersebar di setiap kecamatan, dan sudah direncanakan karena paparan asap yang tidak kunjung menghilang dalam mengantisipasi penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang menyerang masyarakat terkhusus anak-anak.Secara teknis, pelayanan Posko Karhutlah akan diisi perobatan dan tenaga medis untuk melayani masyarakat, atau sekedar mengecek kesehatan dan konsultasi terdampak paparan asap.Pihaknya mengimbau masyarakat daerah yang terdampak polusi asap untuk menggunakan fasilitas posko kesehatan dalam mengantisipasi dampak buruk pencemaran udara untuk penanganan lebih lanjut."Warga maupun anak yang terkena ISPA hari ini belum ada laporan sama saya akibat polusi asap di Labuhanbatu," jelas Andi seraya menambahkan secara geografis daerah kawasan Pantai Timur Sumatera ini juga bersebelahan dengan Provinsi Riau dekat dengan perairan Selatan Malaka.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Tinur Bulan Harahap memastikan belum ada warga Labuhanbatu yang terkena ISPA di Rumah Sakit maupun di Puskesmas. Menurut dia, tenaga medis selalu melaporkan dan mengkontrol penyakit maupun keluhan masyarakat yang diderita masyarakat.Pihaknya mengimbau masyarakat agar mengurangi aktifitas luar ruang untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat udara kotor atau polusi asap Karhutlah."Untuk saat ini belum ada warga yang terkena ISPA. Bila ada, silahkan ke Puskemas terdekat atau posko untuk penanganan lebih lanjut," katanya.Sementara, paparan kabut asap masih menyelimuti Kabupaten Labuhanbatu. Kualitas udara semakin terasa kotor dan terdapat butiran debu. Hujan dengan intensitas sedang juga belum mampu menghilangkan kualitas udara yang tercemar akibat hasil Karhutlah.(BS09) 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam

Peristiwa

Rumah Dua Lantai di Pekan Labuhan Hangus Terbakar

Peristiwa

Audiensi IKLAB RAYA, Erni Ariyanti Tanggapi Pemekaran Sumatera Timur dan Sekolah Unggulan

Peristiwa

Kemenhut Cabut Izin 18 Perusahaan, Berikut Daftarnya

Peristiwa

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Mabar, Satu Orang Terluka

Peristiwa

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar