Kepala Bakamla RI Courtessy Call ke Kemenlu RI

- Rabu, 28 Agustus 2019 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082019/2570_Kepala-Bakamla-RI-Courtessy-Call-ke-Kemenlu-RI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A Taufiq R, melakukan Courtessy Call ke Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon No.6, Jakarta Pusat, Selasa (27/08/2019).

 

Kedatangan Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A Taufiq R, didampingi oleh Staf TU Kepala Bakamla Mayor Bakamla Lisa, dan disambut hangat oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Direktur Asia Timur dan Pasifik Santo Darmosumarto. Maksud dan tujuan dilakukannya pertemuan ini adalah melaporkan perkembangan tindak lanjut kerja sama peningkatan kapasitas Bakamla RI dengan Korean Coast Guard (KCG).

 

Laksdya Taufiq melanjutkan, kunjungan kerja Bakamla RI ke Soul, Mokpo, dan Yeosu pada 19 - 21 Agustus 2019 menghasilkan beberapa hal, antara lain, pertama, prioritas kerja sama Bakamla RI-KCG ialah peningkatan kapasitas dan pembentukan Hotline antara Bakamla RI-KCG di bidang keamanan dan keselamatan laut. "Kedua, proposal hibah bantuan pembentukan Akademi Bakamla RI sebagai tindak lanjut MoU kerja sama keamanan maritim Bakamla RI-KCG (ditandatangani oleh Menlu RI dan Komisioner Jenderal KCG), kemitraan strategis khusus kedua negara, dan perwujudan visi pemerintah RI untuk mengembangkan SDM berkualitas," paparnya.

 

Laksdya Taufiq mengatakan, Bakamla RI telah melaksanakan koordinasi awal dengan KOICA Jakarta pada 23 Agustus 2019. "Adapun hasil koordinasi tersebut, KOICA Jakarta mendukung dan menunggu hasil proses pengajuan proposal bantuan hibah pembentukan Akademi Bakamla RI yang sedang dilakukan oleh KCG. KOICA Jakarta membuka kesempatan kepada Bakamla RI mengajukan proposal kerja sama peningkatan kapasitas dengan melibatkan Bappenas dan Kemenlu," sambungnya.

 

Kemudian, lanjut Laksdya Taufiq, Bakamla RI disarankan untuk memanfaatkan semua jalur pengusulan kerja sama, baik melalui skema hibah KOICA (Kemlu Korea), KSP/Kementerian Keuangan Korea dan Kedutaan Besar Korea. "Bakamla RI akan melaksanakan koordinasi awal dengan Kemlu dan Bappenas untuk mempersiapkan proses penerimaan hibah yang diusulkan oleh KCG ke KOICA dan Kementerian Keuangan Korea Selatan," tutup Laksdya Taufiq.

 

"Kemenlu akan membantu Bakamla RI sesuai dengan bahan masukan yang sudah disampaikan," jelas Kemenlu Retno Marsudi. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia

Peristiwa

Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu

Peristiwa

Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira

Peristiwa

Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali

Peristiwa

Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan

Peristiwa

Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten