Beritasumut.com-Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat mempertemukan Koko Ardiansyah dengan Doni Ramadhani yang keduanya sempat viral di media sosial (medsos) berpesan kepada keduanya agar tidak ada lagi rasa permusuhan dan perselisihan karena hidup damai lebih indah dari pada bermusuhan. “Diharapkan Koko dan Doni mulai sekarang tidak ada lagi rasa permusuhan dan perselisihan karena hidup damai lebih indah dari pada bermusuhan," ujar Arist Merdeka Sirait saat berkunjung ke Kabupaten Labuhanbatu di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu, seperti dilansir dari laman labuhanbatukab.go.id, Minggu (25/08/2019). Selain itu, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak yang datang dari Jakarta ini juga mengajak keduanya agar tetap melakukan silaturrahmi dan mempererat persaudaraan, untuk itu Arist meminta supaya Koko dan Doni dapat berdamai, bersalaman dan berpelukan agar silaturrahmi dan persaudaraan itu semakin erat. “Koko dan Doni ini mmerupakan generasi muda dari Kabupaten Labuhanbatu, kita berharap segala cita-citanya mereka dapat tercapai sehingga berguna bagi bangsa dan negara serta dapat memajukan Kabupaten Labuhanbatu kedepannya, karena kemajuan Kabupaten Labuhanbatu adalah tanggung jawab kita bersama, untuk itu mari kita bergandengan tangan demi tujuan dan harapan kita bersama,” jelas Arist. Arist yang menjadi narasumber pada acara Seminar Sehari di Gedung Nasional Rantauprapat yang bertemakan 'Gerakan Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan' ini juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Labuhanbatu khususnya para warganet atau netizen agar tidak melakukan bulling terhadap anak, karena hal tersebut merupakan kejahatan terhadap anak.(BS09)