Beritasumut.com-Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Batubara meresmikan Museum dengan menggelar pameran peninggalan bersejarah yang pernah terjadi di Batubara, baik sejarah kedatuan, sejarah keberadaan tentara jepang dan belanda. "Hari ini benda benda peninggalan sejarah itu kita kumpulkan di Museum Batubaram," ujar Bupati Batubara Ir H Zahir MAP saat meresmikan museum yang terletak di Kecamatan Talawi, pertengahan pekan kemarin. Dalam acara yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Oky Iqbal Frima SE, Plt Kadisdik Herman, Ketua TBUPP Saiful Safri, anggota DPRD Kabupaten Batubara Danramil Talawi dan seluruh camat se-Kabupaten Batubara. "Kita jangan lupa dengan sejarah, kalau kita lupa dengan sejarah dan pejuang kita bisa hancur negara ini. Untuk itu museum ini dibangun agar masyarakat tahu kalau di Kabupaten Batubara ini ada benda pertinggalan belanda di jaman revolusi sosial G-30 S/PKI," ujar Bupati dilansir dari laman batubarakab.go.id, Sabtu (17/08/2019). Bupati menyebutkan, benda-benda peninggalan sejarah dan cagar budaya yang ada di Kabupaten Batubara sudah terkumpul 1120 buah. "Benda koleksi sejarah dan cagar budaya ini harus diapresiasikan dengan dukungan sarana gedung yang representatif dengan harapan benda cagar budaya dan sejarah era pra sejarah kesatuan di Kabupaten Batubara". "Selain Museum, kita juga akan membangun Kampung Belanda yang berada di Desa Laut Tador. Sedangkan Kampung Jepang berada di Desa Perupuk. Untuk itu saya berharap agar masyarakat Kabupaten Batubara agar mendukung membangkitkan sejarah sejarah jaman jepang dan belanda yang ada di Kabupaten Batubara," ajak Bupati. Sebelumnya Plt Disdik Suherman mengatakan kepada masyarakat Kabupaten Batubara dalam mendukung persiapan pendirian museum di Kabupaten Batubara, dan ada juga yang menyerahkan barang barang pertinggalan jaman belanda dan jepang untuk dikumpulkan di museum Batubara. "Diharapkan agar museum ini bisa menjadi rumah sejarah karena terkumpulnya benda benda cagar budaya," terangnya. Tokoh peduli cagar budaya Taufik Hidayat mengapresiasi adanya Museum sejarah di Batubara."Untuk mempersiapkan benda cagar budaya ini, sudah 20 tahun kita kumpulkan dan ini hari diresmikan," jelasnya.(BS09)