Kasus Pembunuhan Pelajar di Langkat, Motifnya Sakit Hati Hutang Tak Dibayar

- Rabu, 14 Agustus 2019 21:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082019/5866_Kasus-Pembunuhan-Pelajar-di-Langkat--Motifnya-Sakit-Hati-Hutang-Tak-Dibayar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat berhasil mengungkap dan menangkap pelaku Tindak Pidana Pembunuhan atau Pencurian dengan Kekerasan yang mengakibatkan nyawa orang lain meninggal dunia, pada Minggu (11/08/2019) Pukul 03.00 WIB. Pelaku adalah Dedek Sahputra (21) warga Dusun V Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, provinsi Sumatera Utara.

 

Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan SH, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Rabu (14/08/2019) menuturkan kejadian bermula dari kekesalan pelaku. Dedek mengaku sebelumnya tanggal 2 April 2019 silam, korbannya RW menghubungi pelaku lewat HP untuk meminjam uang sebesar Rp 950.000.

 

"Korban meminjamnya dengan alasan untuk pengobatan Orangtuanya. Namun setelah bertemu di Telko di rumah pelaku, di Desa Musam, Kecamatan Bahorok, korban kembali meminta pinjaman tambahan sebesar Rp1.050.000. Pelaku Dedek memberikannya, dengan janji pembayaran selama 1 bulan. Namun setelah 1 bulan berlalu, pelaku menagih hutangnya, korban malah berkilah dan tidak kunjung membayar. Korban membuat pelaku sakit hati,” terangnya.

 

Naas bagi korban, pada Jumat (26/07/2019) sekira pukul 15.00 WIB pelaku Dedek yang sudah menyiapkan pisau dapur langsung menelpon korban agar datang ke Parit Kelingking untuk bertemu. "Saat korban tiba, mereka sempat cekcok dan adu otot. Korban pun terjatuh, pelaku langsung menarik pisau yang diselipkan dipingganngya dan langsung menancapkan di atas pinggang korban hingga tak sadarkan diri. Setelah mengetahui korbannya tidak bernyawa, pelaku menarik mayat tersebut untuk membuangnya ke sumur tua dekat TKP,” jelasnya lagi.

 

Lalu pelaku pulang mengambil goni dan balik lagi ke TKP untuk menutupi mayat korban dan menghilangkan jejak. "Tidak sampai disitu pelaku mengambil cangkul dan menguruk mayat korban dengan menggunakan tanah. Sudah memastikan korbannya tidak terlihat, pelaku menutupi sepeda motor Scorpio milik korban dengan menggunakan pelepah sawit yang ada di tempat kejadian. Lalu pelaku bergegas menuju pulang,” lanjutnya.

 

Satu hari setelah kejadian, Sabtu (27/07/2019), pelaku kembali ke TKP dengan membawa 3 kaleng cat filox warna silper, merah dan hitam dop berikut kunci pas 10-11 dan 12-13 serta obeng. Di sana pelaku membongkar sepeda motor korban agar tidak mudah diketahui orang. "Untuk mengelabui petugas, pelaku mengecatnya dengan filox dan membawa Motor itu ke bengkel terdekat. Merasa aksinya mulus, pelaku tak segan memakai motor korban sehari-hari. Hingga aksi bejat pelaku tertangkap polisi di Dusun V Desa Sumber Jaya. Saat ditangkap, pelaku melawan sehingga kedua kakinya terpaksa ditembak dan dibawa ke Polres Langkat,” tandasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sadis! Dua Centeng Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit hingga Tewas

Peristiwa

Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat

Peristiwa

Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati

Peristiwa

LBH Medan Desak Pomdam I/BB Tetapkan Koptu HB Sebagai Tersangka