Biaya Haji di Indonesia Termurah di ASEAN

- Jumat, 21 Juni 2019 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062019/1091_Biaya-Haji-di-Indonesia-Termurah-di-ASEAN.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Musim operasional haji semakin dekat. Jemaah haji kelompok terbang pertama asal Indonesia dijadwalkan akan diberangkatkan pada 7 Juli 2019 mendatang. Salah satu perbincangan yang kerap muncul dalam penyelenggaraan ibadah haji adalah Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) yang harus dibayarkan oleh calon jemaah. 

 

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tengku Ace Hasan Sadzily, saat ini BPIH Indonesia adalah yang termurah di ASEAN. "Kondisi normal Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji di Indonesia itu sebesar Rp. 69.950.000. Tapi faktanya jemaah haji kita hanya membayar BPIH sekitar 35 jutaan. Itupun masih dikembalikan ke jamaah lagi dalam bentuk living cost sebesar 1500 Real Saudi. Jadi boleh dibilang BPIH di negara kita, Indonesia merupakan yang termurah di Negara ASEAN," ungkap Ace dilansir dari laman kemenag, Jumat (21/06/2019).

 

Hal ini menurut Ace, penting untuk diketahui umat muslim Indonesia. Menurutnya, murahnya BPIH calon jemaah haji Indonesia merupakan hasil kerja keras dan perjuangan antara pemerintah dengan DPR. "Ini juga wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Jemaah Haji kita khususnya umat Islam," terang Ace.

 

Sekretaris Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Ramadhan Harisman, pada Januari 2019 lalu mengungkapkan hal senada. Kajian tentang besaran biaya haji ini menurut Ramadhan telah dilakukan Kementerian Agama.“Hasil kajian kami, dalam rentang 2015–2018, BPIH Indonesia adalah yang paling rendah dibanding Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.Ketiganya adalah negara dengan jemaah haji terbesar di ASEAN. Meski jumlah jemaah Indonesia jauh lebih banyak ketimbang tiga negara tersebut,” jelasnya.

 

Menurut Ramadhan, dalam empat tahun terakhir, rata-rata biaya haji Brunei Darussalam berkisar di atas 8000 US dollar. Persisnya, $8.738 (2015), $8.788 (2016), $8.422 (2017), dan $8.980 (2018). Untuk Singapura, rata-rata di atas 5000 US dollar, yaitu: $5.176 (2015), $5.354 (2016), $4.436 (2017), dan $5.323 (2018). Sementara Malaysia, rata-rata biaya haji sebesar $2.750 (2015), $2.568 (2016), $2.254 (2017), dan $2.557 (2018).“Dalam dollar, rata-rata BPIH Indonesia pada 2015 sebesar $2.717. Sementara tiga tahun berikutnya adalah $2.585 di 2016, $2.606 di 2017, dan $2.632 di 2018,” sebut Ramadhan.

 

Sekilas, lanjut Ramadhan, BPIH Indonesia lebih tinggi dari Malaysia. Namun, sebenarnya lebih murah. Sebab, dari biaya yang dibayarkan jemaah, ada $400 atau setara SAR1500 yang dikembalikan lagi kepada setiap jemaah sebagai biaya hidup di Tanah Suci.

 

“Saat pelunasan, jemaah membayar BPIH yang di dalamnya termasuk komponen biaya hidup. Komponen biaya tersebut bersifat dana titipan saja. Saat di asrama haji embarkasi, masing-masing jemaah yang akan berangkat akan menerima kembali dana living cost itu sebesar SAR1500.Jadi riil biaya haji yang dibayar jemaah haji Indonesia adalah $2.312 di 2015, $2.185 di 2016, $2.206 di 2017, dan $2.232 di 2018,” pungkasnya.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan

Peristiwa

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan Komisi VI DPR RI

Peristiwa

Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin

Peristiwa

Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah

Peristiwa

Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur

Peristiwa

Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut