Beritasumut.com-Sebanyak 30 orang dipastikan tewas dalam peristiwa kebakaran di Pabrik Mancis (pemantik) Jalan Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/06/2019). Para korban tersebut terdiri dari 25 orang dewasa dan 5 orang anak-anak. Seorang warga setempat yang turut mengantar jenazah para korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan, bernama Suryadi menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat makan siang. Saat kejadian, dia mengaku juga sempat mendengarkan suara ledakan hingga lebih dari 3 kali. "Ada 4 orang yang selamat karena pulang makan di rumah. Seluruh pekerjanya perempuan semua dan hampir semua tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi," ucap Suryadi. Suryadi menjelaskan, sumber api yang membakar pabrik berasal dari arah bagian belakang. Sehingga ketika kebakaran berlangsung, para pekerjanya lari ke depan untuk menyelamatkan diri. "Sedangkan pintu depan pabrik tidak pernah dibuka dan selalu digembok oleh pemiliknya. Saya tidak tahu kenapa selalu digembok. Kalau masuk pasti dari belakang," terangnya. Suryadi juga menyebutkan, jika usaha isi ulang mancis itu sudah lama beroperasi. Dia menghitung, pabrik itu sudah mulai menjalankan produksinya sejak sekitar hampir 10 tahun yang lalu. "Wah sudah lama, sudah ada hampir 10 tahun. Saya tinggal di samping pabrik itu," pungkasnya. Sementara itu, seorang keluarga korban, Sophian mengaku kalau istri dan putrinya telah menjadi korban dalam peristiwa ini. Istrinya bernama Yuli Fitri dan anak perempuannya bernama Shifa Oktaviana. Sophian sendiri hanya bisa pasrah melihat jenazah para korban yang sudah dalam keadaan hangus terbakar. Dia pun tak mampu lagi mengenali yang mana jenazah dari kedua belahan jiwanya. "Sepulang sekolah anak saya pergi ke tempat kerja istri. Memang tidak setiap hari, kebetulan tadi memang nggak ada orang di rumah, jadi anak saya pergi ke tempat ibunya," sebutnya lirih. (BS04)