Beritasumut.com-Mengantisipasi kemungkinan adanya aksi unjuk rasa pada Rabu (22/05/2019) besok, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menyiagakan ribuan personel.Ribuan personel itu difokuskan untuk melakukan pengamanan, di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut “Ada 13.002 personel kita siagakan. Kita fokus pengamanan di Bawaslu dan KPU. Personil yang dikerahkan baik yang berpakaian dinas maupun berpakaian preman,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan kepada wartawan. Meski aksi unjuk rasa di depan publik diakui dan dilindungi oleh Undang–Undang, namun AKBP MP Nainggolan mengimbau agar dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak mengganggu masyarakat lainnya. “Mengeluarkan pendapat di muka umum dipersilakan. Tapi jangan mengganggu masyarakat lainnya. Karena itu kita memberikan pengawalan,” terang AKBP MP Nainggolan seraya menambahkan jika pihak kepolisian akan melakukan cara–cara yang humanis dalam melayani masyarakat. Selain itu, lanjut AKBP MP Nainggolan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, agar tidak mengajak serta anak–anak dan lansia dalam aksinya. “Silakan sampaikan pendapat sesuai dengan budaya timur dan jangan mau terprovokasi. Kita tunggu hasil yang resmi dari KPU,” jelasnya. AKBP MP Nainggolan menegaskan, kepolisian juga tidak akan segan–segan untuk menindak tegas jika unjukrasa terjadi kerusuhan.“Meski demikian, hingga kini kita belum ada menerima laporan mengenai akan adanya aksi unjukrasa pada 22 Mei dari Intelkam,” pungkasnya.(BS04)