'Bangkai' yang Membuat Kampus Unimed Senang dan Bangga

- Minggu, 12 Mei 2019 07:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052019/5174_--039-Bangkai--039--yang-Membuat-Kampus-Unimed-Senang-dan-Bangga.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Senang sekaligus bangga, mungkin itulah ungkapan pas yang dirasakan Kampus 'Hijau' Universitas Negeri Medan (Unimed). Pasalnya, di halaman Ruang Kaca Biologi FMIPA, para mahasiswa dan masyarakat bisa melihat bunga bangkai yakni Amorphophallus Aeoniifolius yang sedang mekar.

 

Dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (12/05/2019), bunga ini mekar sejak Selasa (07/05/2019) kemarin. Amorpophallus paeoniifolius adalah salah satu jenis bunga bangkai yang berasal dari keluarga araceae (talas-talasan) biasanya tumbuh di Hutan Hujan Tropis dataran rendah. Tanaman ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri sehingga bisa mencari makan sendiri, tingginya bisa mencapai 2,5 meter, dengan lebar 1,5 meter saat mekar. Amorpophallus paeoniifolius dapat tumbuh melalui biji bunga dan juga umbi. 

 

Namun, jika dari biji, tanaman tersebut perlu puluhan tahun untuk tumbuh dan berbunga. Jika dari umbi, tanaman tersebut akan tumbuh lebih cepat tergantung usia dari umbi yang ditemukan di hutan.

 

Awalnya tumbuhan ini ditanam pada tahun 2011 oleh Yusran E. Ritonga stambuk 2006 Salah satu anggota Biologi Pecinta Alam (Biota) Sumut. Bibitnya sendiri dibawa oleh Nani Yusnita Pendidikan Biologi B Stambuk 2009 dari Langkat, Sumatera Utara. Dan tahun 2019 ini baru mengeluarkan bunganya.Mekarnya bunga bangkai tersebut, menyedot perhatian mahasiswa. Banyak mahasiswa yang penasaran dan berswafoto dengan tanaman unik ini. Untuk mencegah tangan-tangan jahil, Mahasiswa Biologi Unimed berinisiatif memberi batas aman para pengunjung dan dilengkapi dengan spanduk berisikan keterangan singkat tanaman tersebut.

 

Dekan FMIPA Dr Martina Restuati MSi mengaku senang dengan mekarnya bunga bangkai, setelah dinantikan beberapa tahun. “Bunga bangkai ini selalu disebut dalam mata pelajaran biologi dan selalu dicari dan dinantikan oleh mahasiswa Biologi karena termasuk bunga yang unik, banyak perbedaannya dengan bunga pada tumbuhan lain baik dari bentuk aroma dan fungsinya". 

 

"Selain itu butuh waktu lama paling cepat 5 tahun baru muncul bunganya itupun kalau lingkungannya mendukung. Alhamdulillah, bisa berbunga di areal Rumah Kaca Biologi Unimed sehingga mahasiswa bisa langsung mengamati dan mempelajarinya tidak hanya melihat gambar. Tumbuhan-tumbuhan lainnya akan kita kembangkan dan budidayakan, semoga menjadi daya tarik Unimed sebagai kampus hijau di Sumatera Utara,” ujar Martina.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Peristiwa

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Peristiwa

Tabur Bunga HKN ke-61, RS Adam Malik Ziarahi Makam Menkes dr FL Tobing di Tapteng

Peristiwa

Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak

Peristiwa

Bank Emas Diluncurkan 26 Februari, Airlangga Sebut Cocok Untuk Nabung Haji

Peristiwa

Dinas Kominfo Jadi Pelaksana Dalam Apel Gabungan Pemko Binjai