Beritasumut.com-Untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, BNNP Sumut mengadakan sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalah gunaan dan peredaran narkotika kepada anggota TNI AU dan PNS Lanud Soewondo Medan di Aula Silindung Lanud Soewondo, Kamis (02/05/2019). Dalam sosialisasinya, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumut AKBP Tuangkus Harianja MM menjelaskan, bahwa masalah narkoba secara nasional merupakan masalah terbesar setelah korupsi dan masalah teroris. "Besarnya pasar narkoba di Indonesia membuat para pengedar narkoba internasional mulai melirik Indonesia sebagai pasar terbesar yang sangat menggiurkan," ucap mantan Kepala BNNK Asahan ini. Katanya lagi, narkoba merupakan strategi bangsa asing untuk menguasai bangsa Indonesia. Situasi geografis Indonesia merupakan faktor yang membuat narkoba sangat banyak masuk ke RI. "Salah satu strategi potensial masuknya narkoba adalah lewat pelabuhan-pelabuhan tikus, kita bayangkan saja begitu panjangnya garis pantai kita mulai dari perbatasan Aceh, Riau dan banyak pantai-pantai yang dijadikan pintu masuk," ucap Harianja. Lebih lanjut kata mantan kasubag umum BNNK Deli Serdang lagi, Hukuman penjara bukanlah satu-satunya solusi untuk memberantas narkoba karena seorang pelaku narkoba kalau di masukan penjara, maka ia nantinya akan bertemu dengan para bandar narkoba yang justru, hal ini membuat para pecandu berubah menjadi bandar narkoba. Hal yang lebih penting adalah memutus mata rantainya dengan cara memberikan sosialisasi bahaya narkoba pada orang-orang yang belum terpapar narkoba, serta memberikan pemahaman kepada kepada anak-anak muda generasi penerus bangsa. Bahwa narkoba hanya akan mensengsarakan dan tidak ada gunanya bagi tubuh serta bagi yang sudah terpapar bisa langsung direhabilitasi. Dalam kesempatan itu juga turut hadir Putri Indonesia perwakilan Sumatera Utara tahun 2019 Anauskha Bhuller selaku duta anti narkoba, para Bintara, Tamtama dan para Perwira Lanud Soewondo. Usai paparan bahaya narkoba yang dibawakan oleh Tuangkus Harianja acara di lanjutnya dengan sesi diskusi dan tanya jawab.(BS06)