Peringati Hari KBN, Wali Kota Pematangsiantar Tanam Pohon di Bibir Sungai Bahapal

- Minggu, 28 April 2019 14:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042019/3661_Peringati-Hari-KBN--Wali-Kota-Pematangsiantar-Tanam-Pohon-di-Bibir-Sungai-Bahapal-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (KBN) 2019, Wali Kota H Hefriansyah menanaman bibit pohon di bibir Sungai Bahapal Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, akhir pekan kemarin.

 

Dalam acara yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pematangsiantar itu, Wali kota megatakan diperlukan satu momen serta gerakan bersama untuk melatih kesiapsiagaan dan menumbuh kembangkan sikap budaya sadar bencana bagi semua unsur masyarakat."Seluruh pihak untuk dapat mengoptimalkan mitigasi bencana yang ada di Pematangsiantar. Sebab, mengantisipasi berbagai bencana merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pada masa terjadinya bencana, namun juga setelah bencana," ujar Wali Kota dilansir dari laman pematangsiantarkota.go.id, Minggu (28/04/2019).

 

“Jangan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional menjadi seremoni, tetapi upayakan konkret untuk mengubah perilaku untuk membangun kesiapsiagaan diri, keluarga, dan komunitas. Juga melatih evakuasi dengan tenang dan tidak panik merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi ancaman bencana," sambung Hefriansyah.

 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Drs Midian Sianturi menjelaskan, sejak disahkannya Undang-undang (UU) RI Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana tanggal 26 April 2007, maka terjadi perubahan paradigma penanggulangan bencana, dari perspektif responsif ke preventif. Perubahan paradigma ini, katanya, harus diikuti perubahan pola perilaku.“Kita perlu berperan aktif menjaga keseimbangan alam dengan memerhatikan aspek kelestariannya serta mempunyai perilaku yang aman bencana (safety culture),” katanya.

 

Rangkaian kegiatan pada Hari KBN Kota Pematangsiantar Tahun 2019, lanjut Midian, yaitu edukasi bencana kepada anak didik Taman Kanak-kanak (TK), edukasi bencana kepada Tim Penggerak PKK kecamatan, serta simulasi evakuasi bencana dengan melibatkan beberapa siswa SMA sederajat dan mahasiswa dengan instrukstur personil BPBD.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Peristiwa

Pemko Sibolga Dukung Penuh Program GENTING dari BKKBN RI

Peristiwa

Pemko Binjai Terima Penghargaan dari BKKBN Sumut

Peristiwa

Sukses Turunkan Stunting. Pemko Pematangsiantar Raih Penghargaan dari BKKBN

Peristiwa

Pj Ketua PKK Sumut Buka Sosialisasi Program Bangga Kencana

Peristiwa

Cegah Stunting di Sumut, Rp 425,606 M Dana Desa Digelontorkan