Berikut Pernyataan Lion Air Terkait Ada Penumpang Katakan Bawa Bom di Bandara Kualanamu

- Sabtu, 20 April 2019 21:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042019/9816_Berikut-Pernyataan-Lion-Air-Terkait-Ada-Penumpang-Katakan-Bawa-Bom-di-Bandara-Kualanamu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan informasi resmi sehubungan dengan penerbangan JT-303 yang melayani dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), bahwa operasional dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP), Sabtu (20/04/2019).

 

Klarifikasi Lion Air terkait keterlambatan keberangkatan dikarenakan ada penanganan salah satu penumpang laki-laki berinisal MT (50 tahun) pada penerbangan JT-303 yang menyampaikan ada bom di dalam tas yang dibawa. "Situasi ini terjadi saat MT masuk ke kabin pesawat, setelah salah satu awak kabin mengajukan pertanyaan dua kali tentang barang bawaan. Pertanyaan ini merupakan standar security question berdasarkan hasil pengamatan atau profiling terhadap barang yang dibawa penumpang ke kabin," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran persnya.

 

Danang menjelaskan, dalam upaya menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling), petugas keamanan (aviation security) beserta pihak terkait berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan berdasarkan standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures).

 

"Dengan kerjasama yang baik antara awak pesawat, petugas layanan di darat serta petugas keamanan, maka proses pemeriksaan dapat diselesaikan secara teliti, tepat dan benar.Hasil pemeriksaan adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain mencurigakan di dalam bagasi/ barang bawaan MT, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan," jelas Danang.

 

Danang melanjutkan, Lion Air tidak memberangkatkan MT (offload) dan telah menyerahkan MT ke pihak avsec bandar udara dan kepolisian untuk dilakukan proses lebih lanjut.Lion Air memastikan bahwa pesawat dinyatakan aman (safe to flight) dan dapat diterbangkan kembali. Penerbangan JT-303 lepas landas dari Kualanamu pukul 13.20 WIB dari jadwal seharusnya pada 11.50 WIB. Pesawat telah mendarat di Soekarno-Hatta pada 15.16 WIB.

 

Lion Air menghimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun publik/ masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau/ bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan 'tindakan melanggar hukum', akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib."Lion Air meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu," pungkas Danang.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemerintah Kasih Diskon Tiket Pesawat Lebaran 13-14%, Berlaku 2 Minggu

Peristiwa

Pemerintah Terus Bahas Diskon Tiket Pesawat Momen Libur Lebaran

Peristiwa

KSAU: 6 Pesawat Rafale Datang Tahun Depan, Homebase di Pekanbaru

Peristiwa

Pesawat Terbakar di Bandara Busan Korsel, 176 Orang Dievakuasi

Peristiwa

Bom Sisa Zaman Penjajahan Ditemukan di Tanjung Balai

Peristiwa

Jenderal Rusia Tewas Dibom Ukraina, Putin Akui Kegagalan Keamanan