Amankan Pemilu, 414 Personel Poldasu Dilepas ke Tujuh Wilayah

Herman - Senin, 15 April 2019 15:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042019/4360_Amankan-Pemilu--414-Personel-Poldasu-Dilepas-ke-Tujuh-Wilayah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto melakukan pelepasan terhadap 414 orang personelnya ke 7 wilayah satuan kerja (satker) dalam rangka pengamanan Pemilu 2019, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (15/04/2019).

 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan menyampaikan, adapun para personel yang dilepas tersebut, yakni, sebanyak 25 personel ke Polres Humbang Hasundutan (Humbahas), 30 personel ke Polres Pakpak Bharat, dan 100 personel ke Polres Dairi. 

 

Kemudian sebanyak 105 personel ke Polres Batubara, 54 personel ke Polres Tanjungbalai, 50 personel Polres Asahan dan 50 personel ke Polres Samosir.

 

"Saat pelepasan, Kapolda meminta personel melaksanakan tugas dengan benar sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan segera menyesuaikan diri dengan tempat dimana ditugaskan," ungkapnya kepada wartawan. 

 

Lebih lanjut MP Nainggolan menjelaskan, para personel yang dilepas ini ada yang bertugas selama lima hingga delapan hari, tergantung jauhnya lokasi penugasan. Dalam bertugas, tegasnya, Polri hanya akan menjaga di luar Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

 

"Tapi misalnya ada keributan di dalam TPS dan ketua KPPS meminta polisi untuk masuk, baru disitu personel polisi bisa masuk," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengaku, dalam

mengamankan Pemilu 2019, Polda Sumut bersama Kodam I/BB akan menurunkan sebanyak 22 ribu personel gabungan. Dimana, jumlah itu akan disebar di lapangan, baik untuk pengamanan TPS dan membackup situasi keamanan lainnya.

 

Jenderal bintang dua itu menjelaskan, dalam pengamanan Pemilu, Polda Sumut dibackup Kodam I/BB. Dalam Apel kesiapan Pemilu beberapa waktu lalu, Sumut mendapat kehormatan untuk melakukan apel karena dihadiri dan dicek Panglima TNI dan Kapolri.

 

"Artinya, beliau meyakinkan betul pada pihak keamanan di Sumut, siap melakukan tahapan pengamanan pemilu yang sebentar lagi kita laksanakan," ujarnya. 

 

Menurut Agus, untuk potensi kerawanan Pemilu di Sumut, Polri mengacu data yang di keluarkan KPU RI.

 

"Kalau dari index yang dikeluarkan KPU, Sumatera Utara ini urutan ke-28

dari 34. Namun demikian, kita tidak boleh under-estimate (meremehkan), kita tetap siaga, waspada dan siap sedia untuk tahapan pemilu," tegasnya.

 

Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Sabrar Fadhilah menegaskan, netralitas sudah menjadi keharusan dan memberitahukan kepada masyarakat agar jangan takut dalam pemilu nanti, TNI dan Polri siap mengamankannya.

 

"Kami ada tahapannya, bahwa ini pesta demokrasi. Kami mengedepankan

masyarakat agar mengajaknya untuk menyukseskan pemilu ini," katanya.

 

Dari sisi jumlah, kata Pangdam, Kodam l/BB ada empat provinsi yaitu Sumut, Sumbar, Kepri dan Pekan Baru, dimana secara jumlah ada 20 ribu disiapkan. "Untuk bantuan ke Polda Sumut ada 10 ribu personel. Jumlah ini berbeda dengan provinsi yang lain karena terkait jumlah TPS dan luas wilayah," pungkasnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Peristiwa

DKPP Apresiasi KPU hingga Polri Sukseskan Pemilu 2024

Peristiwa

3 Putusan Terkini MK Terkait Pemilu, Termasuk Hapus Ambang Batas Capres

Peristiwa

PT 20% Dihapus, Komisi II DPR Bahas Jumlah Kandidat Pilpres Usai Reses

Peristiwa

Komisi II DPR Terima 495 Aduan Terkait Pemilu hingga Mafia Tanah Selama 2024

Peristiwa

Perludem Nilai Gubernur Dipilih DPRD Bikin Rakyat Tersandera