Kapoldasu Tinjau Lokasi Ledakan Ruko di Jalan Kruing

- Jumat, 12 April 2019 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042019/6871_Kapoldasu-Tinjau-Lokasi-Ledakan-Ruko-di-Jalan-Kruing.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Agus Andrianto meninjau lokasi ledakan yang merusak 5 unit rumah toko (ruko) di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, pada Jumat (12/04/2019). Dimana, akibat ledakan tersebut, 12 orang menjadi korban, 2 diantaranya meninggal dunia.

 

Kapoldasu menegaskan pihaknya akan memproses pihak lalai yang menjadi penyebab ledakan ini. "Polisi akan memproses siapa pun yang lalai dalam ledakan maut tersebut," tegasnya kepada wartawan.

 

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan olah TKP. Namun petugas tidak ada menemukan kaitan ledakan itu dengan bahan peledak. "Berdasarkan keterangan saksi yang kita peroleh, sejak pagi mereka sudah mencium bau gas," ujarnya didampingi sejumlah pejabat utama, Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim dan Kapolsek Medan Baru.

 

Lebih lanjut Agus menyatakan, sampai saat ini dugaan awal ledakan yang terjadi itu diakibatkan dari tabung gas. Meski begitu, ungkap jenderal bintang dua ini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan bersama-sama, termasuk diantaranya Perusahaan Gas Negara (PGN). "Kita juga bekerja sama dengan Basarnas Kota Medan melakukan olah TKP untuk mengetahui sumber yang menyebabkan terjadi ledakan. Apakah dari PGN atau dari tabung gas, karena korban menggunakan dua gas PGN dan satu tabung gas," terangnya.

 

Terkait adanya dugaan yang diinformasikan masyarakat bahwa penyebab ledakan diduga dari keran gas PGN yang bocor, Agus mengaku tidak mau asal menuduh. Apalagi, kata dia, dalam peristiwa ini ada korban jiwa dan dirinya sudah ingatkan PGN untuk mencari tahu penyebab ledakan. "Sampai sekarang ini kita masih mencium bau gas. Kita minta untuk segera dilakukan pengecekan, jangan sampai ada korban yang lain. Karena masyarakat disini cukup padat, jadi saya minta kepada PGN untuk lakukan pengecekan di instalasinya," pintanya.

 

Sejauh ini, tambah Agus, sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Meski belum bisa menyeluruh, lantaran para korban masih harus mendapatkan perawatan medis. "Yang utama kita cari tahu dulu penyebab ledakan untuk memberitahukan kepada masyarakat. Kita juga imbau PGN untuk cek instalasinya. Kepada masyarakat kalau ada mencium bau gas dan lain sebagainya untuk segera dilaporkan," pungkasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan

Peristiwa

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Peristiwa

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan

Peristiwa

Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan

Peristiwa

Pegadaian Kanwil 1 Medan Lepas 250 Pemudik Lebaran

Peristiwa

Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar