Beritasumut.com-Infrastruktur jalan yang bagus menjadi kebutuhan dan pilihan untuk masyarakat seluruhnya. Namun, berbeda yang ada di kawasan Jalan Kebun Kopi, Pasar VI, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak. Jalan yang masuk perbatasan Kota Medan ini sudah rusak dan berlobang. Sehingga jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang hendak berpergian dengan kendaraan roda dua dan empat. Masyarakat Marindal itu sangat mengharapkan adanya perhatian dari dinas terkait untuk secepatnya memperbaiki jalan yang rawan dari lakalantas itu. "Kalau sudah rusak Jalan Kebun Kopi Marindal, masyarakat sekitarnya yang menderita dan rawan kecelakaan. Selama ini sudah banyak yang masuk ke rumah sakit, " ucap Bima (33) warga Marindal kepada Medanbisnisdaily.com, Jumat (5/4/2019) pagi.
Menurut dia, pemandangan yang tidak enak itu sangat merusak kenyamanan masyarakat sekitarnya dan mematikan usaha masyarakat yang banyak berjualan kebutuhan keluarga di seputaran Marindal. Selaku warga Marindal sangat menginginkan jalan yang bagus dan tahan lama seperti jalan - jalan lainnya yang banyak di Kota Medan. "Jalan lainnya yang ada di Kota Medan layak dilalui kendaraan berat. Tidak seperti Jalan Kebun Kopi Marindal ini, sudah hancur dan menebar maut untuk pengendara sepeda motor dan mobil, " tambahnya. Dia mengakui, jalan Kebun Kopi Marindal itu pernah diperbaiki dan bagus untuk digunakan oleh kendaraan roda dua dan empat. Namun, kini tidak ada yang memperhatikan jalan tersebut. "Kalaupun ada tambal sulam dilakukan oleh dinas dengan menggunakan alat berat," paparnya. Sementara itu, pengendara sepeda motor Wono mengaku, resah dan risau melihat Jalan Kebun Kopi semakin rusak dan apabila hujan datang jalan yang dibanggakan masyarakat Marindal bagaikan kubangan kerbau. "Kalau hujan sudah pasti banyak terperosok ke dalam lobang yang sudah rusak tersebut, " tandasnya.Teks photo Pengendara sepeda motor dan mobil melaju pelan untuk menghindari jalan berlobang dan tergenang air di kawasan Jalan Kebun Kopi Marindal, Jumat (05/04/2019).(BS07)