Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco Gelar Joint Activity Mission Baraza

- Senin, 25 Maret 2019 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/4473_Satgas-TNI-Konga-XXXIX-A-RDB-Monusco-Gelar-Joint-Activity-Mission-Baraza.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kompi D Combat Operation Base (COB) Manono yang merupakan Satgas TNI Konga XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) menggelar kegiatan Joint Activity Mission Baraza, di Desa Mukebo, Distrik Niemba,  Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

 

Dansatgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco, Kolonel Inf Dwi Sasongko, menyampaikan bahwa Kompi D Combat Operation Base Manono dibawah Komandan Kompi Mayor Inf Roni Faturohman melaksanakan kegiatan Long Range Mission (LRM) dengan memfasilitasi pertemuan antar warga yang dikemas dalam Joint Activity Mission (JAM) Baraza. “Joint Activity Mission merupakan kegiatan misi gabungan antara Satgas RDB Monusco, UN Staff, Armed Forces of the Democratic Republic of the Congo (FARDC) dan Police National Congo (PNC) dengan tujuan untuk melaksanakan assessment atau penilaian suatu daerah tertentu,” katanya melalui siaran pers Puspen TNI, Senin (25/03/2019).

 

Ditambahkannya pula, bahwa Baraza merupakan suatu konsep penyelesaian konflik yang dibentuk oleh Monusco untuk mendamaikan suatu pertikaian, khususnya masalah konflik etnis di Wilayah Republik Demokratik Kongo. Kolonel Inf Dwi Sasongko juga mengatakan bahwa personel Baraza di wilayah Manono diambil dari lima desa meliputi Desa Sange, Kabeke, Sengantchimbu, Mukebo dan Mbayo.

 

“Personel yang ditunjuk menjadi Komite Baraza dilaksanakan melalui kesepakatan dan bertugas mendamaikan konflik yang terjadi. Monusco dalam menjaga komunikasi dengan Komite Baraza dan memonitor perkembangan Baraza memiliki program pelatihan, penyaluran benih tanaman dan pemberian alat pertanian,” sambung Dansatgas TNI.

 

Selanjutnya Dansatgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco menyampaikan bahwa dalam kegiatan Long Range Mission tersebut, Kompi D Combat Operation Base Manono menugaskan sejumlah personel dipimpin Lettu Inf Wahyu Yosa, dengan menggunakan perjalanan darat menempuh jarak sekitar 142 Km menuju Desa Mukebo, Distrik Niemba, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

 

Sedangkan personel UN Staff, Force Army Democratic Of Congo dan Police Nationale Congo menggunakan Heli Mi-8 bergabung dan bertemu di Desa Mukebo dalam rangka melaksanakan Briefing dan pertemuan Baraya di Gereja Sector Desa Mukebo, Distrik Niemba, Provinsi Tanganyika. Dalam kegiatan Long Range Mission (LRM)  Joint Activity Mission (JAM) Baraza tersebut secara simbolis diserahkan kepada perwakilan Komite Baraya berupa sarana dan pelalatan olahraga dan peralatan pertanian. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Presiden Prabowo: Kekuatan Pertahanan Penting dalam Menjaga NKRI

Peristiwa

Panglima TNI Pimpin Rapat Vicon Perkembangan Situasi di Wilayah Satgas TNI MONUSCO

Peristiwa

Satgas TNI Penanggulangan Bencana di Filipina Sentuh Langsung Penduduk Terdampak Badai

Peristiwa

Aksi Cepat TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan 35,9 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Peristiwa

Satgas Indo RDB XXXIX-F Monusco Terima Kunjungan MPCC

Peristiwa

Kontingen Garuda MONUSCO Kongo Pulang dari Misi Perdamaian