Dua Pelaku Penyebar Hoax Surat Suara KPU Diburu Polda Sumut

- Minggu, 10 Maret 2019 21:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/1522_Dua-Pelaku-Penyebar-Hoax-Surat-Suara-KPU-Diburu-Polda-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dua pelaku penyebar video hoax surat suara tercoblos 01 yang dilaporkan oleh Komisi Pemilihan Umum (Sumut) dan Medan beberapa waktu lalu saat ini jadi buruan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Polda Sumut)

 

"Kita terus kejar pelakunya, termasuk mencari dimana keberadaan pelaku," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana, Minggu (10/03/2019).

 

Rony mengatakan, saat ini proses penanganan perkara penyebar video hoax itu sedang dalam tahan proses sidik. Namun ia mengakui, jika pihaknya kini sudah berhasil mengidentifikasi pelaku."Pelakunya sudah kita identifikasi dan saat ini sedang dilakukan pengejaran terhadapnya," ujarnya.

 

Rony mengatakan jika dirinya belum bisa membeberkan di mana pelaku berada."Nanti kalau kita beritahu, yang bersangkutan malah kabur," katanya.

 

Pada intinya, sambung dia, setiap perkara yang masuk ke kepolisian akan ditindaklanjuti. Selanjutnya bila sudah lengkap, seperti biasa akan dipaparkan ke media."Sabar dulu ya, kalau sudah lengkap pasti kita jabarkan semua," tegasnya.

 

Seperti diketahui, video hoax itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif."Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," ujar Adrian dalam postingannya.

 

Sedangkan Kusmana malah menuding, video yang menggambarkan kericuhan terjadi di KPU Kota Medan. Padahal nyatanya, video tersebut adalah kericuhan di Kabupaten Tapanuli Utara, pada Pilkada Serentak yang lalu."KPU Medan digrebek warga sedang mencoblos surat suara 01. Kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata. Keburukan rezim Jokowi dan kualisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat," ujar Kusmana dalam video yang diunggah Sabtu (02/03/2019).

 

Untuk itu, KPU Sumut dan KPU Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 tersebut ke Mapoldasu, pada Minggu (03/03/2019) lalu. Karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan menjelekkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kolaborasi Bank Sumut dan Media Kunci Pembangunan Daerah yang Berkah

Peristiwa

Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel

Peristiwa

Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik

Peristiwa

Polda Sumut Tangkap 164 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

Peristiwa

Sepuluh Pejabat Utama Polda Sumut dan 13 Kapolres Dimutasi

Peristiwa

Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Safari Ramadan di Menteng, Beri Santunan Anak Yatim