Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

- Sabtu, 09 Maret 2019 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/2096_Kapusjarah-TNI--Generasi-Muda-Parameter-Peradaban-Bangsa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Generasi muda adalah parameter peradaban bangsa. Melalui penguatan jati diri bangsa, semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air, peradaban bangsa Indonesia dapat terus bertahan menghadapi gempuran budaya dari luar.Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa SSos MSi MTr(Han) pada saat Pencanangan Gerakan Generasi Muda Yang Cinta dan Bangga Terhadap Sejarah Bangsa (Genta Bangsa).

 

Kegiatan Genta Bangsa ini diawali dengan penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Kapusjarah TNI, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pusjarah TNI, Jl.Gatot Subroto No. 16 Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

 

Kapusjarah TNI dalam sambutannya mengingatkan ancaman serbuan budaya dari luar terhadap generasi muda milenial. “Munculnya kegalauan dan sikap oportunistis generasi muda pada saat ini salah satu penyebabnya adalah  distorsi nasionalisme dan pengikisan jiwa patriotisme karena gempuran budaya dari luar," ungkapnya.

 

Selanjutnya dikatakan bahwa sebagai pembina kesejarahan dan tradisi TNI mempunyai peran penting dalam pembinaan prajurit TNI dan generasi muda pada umumnya agar cinta dan bangga terhadap sejarah perjuangan bangsanya.“Saya yakin dengan upaya ini generasi muda akan memperoleh penyadaran dan pencerahan tentang akar budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan bermartabat secara terus menerus dan berkesinambungan dari generasi ke generasi," tuturnya.

 

FGD Pusjarah TNI tahun 2019 kali ini mengambil tema 'Sejarah Milenial' dengan menyajikan pembahasan mengenai sejarah bangsa bagi anak muda, pemuda dan TNI dalam dimensi pendidikan, sejarah sebagai alat pertahanan negara, dan sejarah adalah kita, dengan menghadirkan tokoh tokoh sejarawan muda yang kompeten di bidang kesejarahan dari kalangan Pendidik dan Peneliti sejarah, antara lain Dr Sumardiansyah Perdana Kusuma (Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia), Ghamal Satya Mohammad (Sejarawan Leiden University), Abdul Malik Raharusun, (Penggiat Sejarah Negarawan Muda DKI), dan Asep Kambali (Penggiat Sejarah).Sebagai moderator dalam kegiatan FGD tahun 2019 adalah Kabiddok Pusjarah TNI Letkol Caj Dr. Kusuma.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan