Forum ACDFM ke-16 Tingkatkan Kemitraan Strategis Berlandaskan Solidaritas ASEAN

- Jumat, 08 Maret 2019 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/8072_Forum-ACDFM-Ke-16-Tingkatkan-Kemitraan-Strategis-Berlandaskan-Solidaritas-ASEAN.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Forum ACDFM ke-16 dapat meningkatkan kerja sama dan memperkuat kemitraan strategis dengan dilandasi solidaritas ASEAN dalam rangka membangun kawasan ASEAN yang aman, damai, tenteram, dan sejahtera. Demikian ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, dalam makalahnya yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, dihadapan para Panglima Angkatan Bersenjata Wilayah ASEAN pada Forum ke-16 ASEAN Chiefs of Defense Forces Meeting (ACDFM) tahun 2019, di Royal Cliff Hotel, Pattaya, Thailand, Kamis (07/03/2019).

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan ucapan selamat kepada Jenderal Ponpipaat Benyasri atas pelantikannya sebagai Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Kerajaan Thailand beberapa waktu yang lalu. "Dalam forum ACDFM ke-16 bertema 'Sustainable Security' ini, TNI menitikberatkan kepada penanganan penanggulangan bencana alam. Isu bencana alam merupakan tantangan global yang tentunya memperoleh perhatian khusus oleh para Pemimpin negara-negara di ASEAN," ujarnya melalui siaran pers, Jumat (08/03/2019).

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Asia Tenggara merupakan suatu kawasan rawan bencana yang disebabkan oleh kondisi geografis dan geologi serta perubahan iklim dunia yang mempengaruhi iklim setiap negara. “Bencana alam telah mengakibatkan kerugian yang berdampak terhadap peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara. Topik yang diangkat dalam isu bencana alam ini terkait dengan upaya kesiap-siagaan, tanggap darurat sampai pemulihan bencana,” ungkapnya.

 

Panglima TNI mengungkapkan bahwa kerja sama penanganan bencana alam dalam kerangka ASEAN bertujuan untuk saling memperkuat kerja sama regional yang telah terjalin sejak lama. “Kerja sama tersebut diperlukan guna meningkatkan kedamaian, stabilitas, kemajuan regional serta untuk saling memupuk persaudaraan dan solidaritas terutama di saat salah satu anggotanya tertimpa bencana,” ujarnya.

 

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa merujuk kepada kesepakatan pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) mengenai pembentukkan standby force guna penanganan bencana alam, maka sebagai bagian dari masyarakat ASEAN, Indonesia mendukung pembentukan standby force oleh setiap negara anggota ASEAN. Kegiatan Sidang ACDFM ke-16 diakhiri dengan penandatanganan joint statement pada ACDFM ke-16 dan serah terima Keketuaan Sidang ACDFM ke-17 kepada Vietnam. (Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

PSM Tekuk Klub Vietnam 3-0, Lolos ke Semifinal ASEAN Club Championship

Peristiwa

Syarat Indonesia Lolos ke Semifinal ASEAN Championship 2024

Peristiwa

Klasemen ASEAN Championship 2024 usai Indonesia Ditahan Laos

Peristiwa

Bakamla RI Persiapkan Asean Coast Guard Forum Tahun 2024

Peristiwa

Presiden Jokowi Tiba di Tanah Air Usai Lawatan ke Tiga Negara ASEAN

Peristiwa

Presiden Jokowi Kunjungi 3 Negara Asean di Awal Tahun 2024